Panduan dan Tata Cara Salat Idul Adha 2021 di Rumah, Dikerjakan Sendirian atau Berjamaah

Panduan dan Tata Cara Salat Idul Adha 2021 di Rumah, Dikerjakan Sendirian atau Berjamaah
ILUSTRASI - Simak panduan dan tatacara salat Idul Adha 2021 di rumah 

KBA.ONE - Berikut ini panduan dan tata cara Salat Idul Adha 2021, dikerjakan sendirian atau berjamaah, disertai contoh khutbah Idul Adha. 

Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Karena adanya pandemi Covdi-19, Salat Idul Adha di masjid atau di lapangan ditiadakan untuk wilayah yang diberlakukan PPKM Darurat. 

Umat Islam diminta untuk menjalankan Salat Idul Adha di rumah masing-masing.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui Surat Edaran No 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1441H/2021 di wilayah PPKM Darurat.

Salat Idul Adha di rumah bisa dikerjakan secara sendiri-sendiri atau berjamaah.

"Edaran ini antara lain mengatur terkait dengan peniadaan sementara kegiatan peribadatan di rumah ibadah. Artinya, di rumah-rumah ibadah tidak dilakukan kegiatan yang menghadirkan jemaah di masa PPKM Darurat ini," kata Menag di Jakarta, Jumat (16/7/2021), dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu (18/7/2021). 

Panduan Salat Idul Adha di Rumah

Panduan Salat Idul Adha ini merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pelaksanaan Salat Idul Adha di masa Pandemi. 

Sesuai fatwa tersebut, panduan dan tata cara Shalat Idul Adha bisa merujuk pada Fatwa MUI No 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri Saat Pandemi COVID-19.

Berikut panduan Salat Idul Adha: 

1. Salat Idul Adha yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjamaah dan dapat dilakukan secara sendiri (munfarid).

2. Jika salat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah, maka ketentuannya sebagai berikut:

a. Jumlah jamaah yang salat minimal 4 orang, satu orang imam dan 3 orang makmum.

b. Tata cara salatnya mengikuti ketentuan salat berjamaah. 

c. Usai salat Id, khatib melaksanakan khutbah dengan mengikuti ketentuan khutbah. 

d. Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat jamaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka salat Idul Adha boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah.

3. Jika salat Idul Adha dilaksanakan secara sendiri (munfarid), maka ketentuannya sebagai berikut:

a. Berniat salat Idul Adha secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi: Ushalli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini lillahi ta'ala

b. Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr).

c. Tata cara pelaksanaannya mengacu pada tata cara shalat berjaamaah. 

d. Tidak ada khutbah.

Tata Cara Salat Idul Adha 

1. Sebelum salat, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

2. Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.

3. Memulai dengan niat salat Idul Adha, yang jika dilafalkan berbunyi: 

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) للهِ تَعَالَ

"Ushalli sunnatan li 'Idil Adhaa rak'ataini (makmuman/imaman) lillahi ta'ala,"

“Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

4. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:

"Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar"

7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

8. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca:

"Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar"

10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

11. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Adha. 

Contoh Khutbah Idul Adha

Berikut contoh Khutbah Idul Adha bersumber dari laman resmi Kemenag: 

Halaman12

Komentar

Loading...