Langgar Syariat Islam

Pasangan Non Muhrim di Aceh Tengah Terima 100 Kali Cambukan  

Pasangan Non Muhrim di Aceh Tengah Terima 100 Kali Cambukan  
Eksekusi cambuk terhadap pelanggar syariat Islam yang dilakukan di Rutan Kelas IIB Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis 18 Maret 2021. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon – Dua pasangan non muhrim di Kabupaten Aceh Tengah harus menerima lecutan rotan dari algojo, lantaran keduanya dinyatakan melanggar Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayat. Eksekusi cambuk itu digelar di halaman Rutan Kelas II B Takengon, Kamis 18 Maret 2021.

Mereka dicambuk berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Takengon. Seperti pasangan berinisial GN, 24 tahun, warga di Kecamatan Bebesen, dan pasanganya berinisial IS 27 tahun, warga Kecamatan Pegasing. Keduanya terbukti secara sah melakukan jarimah zina dan harus dicambuk sebanyak 100 kali di depan umum.

“Hukuman itu berdasarkan putusan Mahkamah Syariah nomor 1/JN/2021/MS.Tkn tertanggal 15 Februari 2021 yang lalu dan telah memiliki kekuatan hukum tetap,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah Yovandi Yazid melalui Kasi Pidum Dharma Mustika.

Pasangan lainnya, DA, 37 tahun, warga Kecamatan Bebesen, dan KD, 43 tahun, warga Kecamatan Silihnara, keduanya dinyatakan bersalah dan harus menerima hukuman cambuk masing masing sebanyak tiga kali.

“Seharusnya dicambuk sebanyak 10 kali di depan umum, namun keduanya telah menjalani penahanan selama 181 hari, maka, keduanya hanya menerima cambukan sebanyak tiga kali,” kata Darma Mustika.

Aturan itu kata dia, tertuang dalam pasal 23 ayat (2) Qanun Aceh nomor 7 tahun 2013 tentang hukum acara jinayat yang menyatakan, untuk penahanan paling lama 30 hari dikurangi satu kali cambukan.

“ini alasan keduanya dicambuk hanya tiga kali, dikurangi masa tahanan totalnya yaitu tujuh kali cambuk,” timpal Darma sembari menyebut, hukuman cambuk itu merupakan efek jera untuk  masyarakat lainya supaya tidak berbuat sesuatu yang melanggar syariat Islam.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...