Pasien Corona Inggris Diberi iPad untuk Berkontak dengan Keluarga

Pasien Corona Inggris Diberi iPad untuk Berkontak dengan Keluarga
Staf medis menangani pasien di ambulans di RS St Thomas's, saat wabah virus corona Covid-19 di London, Inggris, 26 Maret 2020. | Foto: Tempo.co

KBA.ONE, Jakarta - Ribuan pasien Corona Inggris akan mendapat iPad untuk berkomunikasi dengan keluarga saat menjalani perawatan intensif virus Corona.

Proyek ini bernama "iComms for ICUs Project" yang sejauh ini sudah memberikan 200 iPad kepada pasien Corona di seluruh Inggris. Rencananya proyek akan mendistribusikan lebih banyak iPad kepada pasien, seperti dikutip dari Sky News, 26 April 2020.

Dalam kasus yang paling tragis, iPad akan digunakan pasien Corona yang dirawat intensif untuk menyampaikan perpisahan terakhir dengan keluarga mereka.

"Pasti sangat kecewa sebagai tenaga medis, ketika pekerjaan Anda seharusnya membuat orang lebih baik, tetapi pada akhirnya, dalam keadaan yang sangat sulit dan mengerikan, Anda tidak dapat membantu mereka dengan satu permintaan yang paling mereka inginkan, yaitu untuk dapat berbicara dengan orang yang mereka cintai," kata Maeve Bradbury, pencetus proyek.

"Jadi sebenarnya untuk staf, ada sedikit elemen supaya bisa meringankan beban mereka," paparnya.

Proyek ini akan membantu orang seperti Matt Dockray, 39 tahun, pasien Corona yang berjuang untuk hidupnya.

Dockray, yang terhubung ke ventilator, mengatakan pada satu titik dia pikir dia mungkin tidak akan pernah bersama keluarganya lagi.

"Anda benar-benar terpisah dari apapun di luar. Anda tidak dapat berbicara dengan siapapun, tidak ada teman di sana, dan tidak ada yang bisa memegang tangan Anda. Anda berada dalam ruang isolasi, di sebuah ruangan kecil, ditinggalkan sendirian," kata Dockray. "Teknologi ini adalah pegangan tangan. Itu adalah percakapan di mana seseorang dapat mengatakan 'Aku mencintaimu' atau 'Aku sedang memikirkanmu' yang tidak bisa dilakukan dengan pesan teks."

"Tidak ada yang lebih berarti dari pelukan virtual hanya untuk memberi tahu Anda bahwa mereka memikirkan Anda, dan mengatakan semuanya akan baik-baik aja. Ini membuat Anda menangis, tapi itu membuat perbedaan besar. Ini sangat membantu Anda," katanya.

Ibu Dockray, yang mengkhawatirkan kondisi putranya, mengatakan bahwa panggilan video penting baginya saat dia dalam perawatan.

Dr Rowan Burnstein, konsultan unit perawatan intensif di Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge, mengatakan iPad akan digunakan sebagai kontak awal pasien Corona kepada keluarga yang mereka cintai.

"Setelah pasien Corona mulai bangun, mereka dapat menggunakan iPad sendiri sebagai alat komunikasi dengan perawat untuk menunjukkan apakah mereka kesakitan," kata Burnstein.

Komentar

Loading...