Pedagang Ikan Pasar Almahirah Tagih Janji DKP Aceh Tertibkan Penjual Ikan Eceran di PPS Lampulo  

Pedagang Ikan Pasar Almahirah Tagih Janji DKP Aceh Tertibkan Penjual Ikan Eceran di PPS Lampulo  
Pedagang ikan Pasar Almahirah Lamdingin, Banda Aceh sedang berjualan. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Banda Aceh - Sejumlah pedagang di pasar Al Mahirah Lamdingin mempertanyakan komitmen Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Aceh, selaku pengelola Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja.

Hal terbut terkait dengan aksi beberapa pedagang ikan yang berjualan di Depan kantor DKP Aceh dan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kepala UPTD PPS Kutaraja dan kepala UPTD Pasar Kota Banda Aceh, pada 10 Agustus 2021.

Pada nota kesepakatan bersama tersebut memuat beberapa hal, di antaranya adalah penertipan pedagang eceran yang beraktivitas di kawasan Dermaga TPI Lampulo. Kini mereka menagih janji DKP Aceh terkait rencana penertipan para pedagang ikan skala eceran di kawasan Dermaga TPI Lampulo.  

Salah seorang pedagang ikan di pasar Al Mahirah Samsul alias Gure, mempertanyakan komitmen kepala DKP Aceh, terkait masih ditemukanya aktivitas penjualan ikan secara eceran di dalam kawasan Dermaga TPI Lampulo.

“Seperti yang tertera dalam komitmen bersama antar pihak, pada poin ke empat sudah jelas menyebutkan bahwa pihak DKP Aceh dalam hal ini adalah UPTD PPS Kutaraja akan menertipkan pedagang eceran di kawasan Dermaga TPI Lampulo,” kata Gur, Minggu 10 Oktober 2021.

Namun, ia melihat sampai sekarang masih dijumpai aktivitas jual beli secara eceran di dalam kawasan Dermaga TPI Lampulo.

Surat kesepakatan bersama. | Foto: Ist

Sebelumnya, Senin 9 Agustus, pihak pedagang ikan dari Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh terkait dugaan ada pedagang liar ikan eceren di bawah 5 kilogram yang diizinkan berjualan di Dermaga TPI Lampulo.

Dalam mediasi sebelumnya, lanjut Gure, Kepala UPTD PPS Lampulo Oni Kandi  juga mengatakan sudah intens melakukan penertiban pedagang ikan liar eceran yang berdagang di Dermaga TPI Lampulo.

Padahal sampai sekarang masih ditemukan pedagang sekala eceran di kawasan TPI Lampulo. Karena itu pihaknya meminta kepala UPTD PPS Kutaraja untuk dievalusi karena tidak mampu menepati janji yang disepakati bersama.

“Dan kami akan pindah lapak jualan kami ke Kantor Gubernur, bila pedagang sekala eceran dibiarkan aktivitasnya di TPI Lampulo,” tegas Gure. | AYU, Kontributor Banda Aceh

Anara

Komentar

Loading...