Pemerintah Aceh dan DPRA Bahas KUA PPAS Tahun 2021

Pemerintah Aceh dan DPRA Bahas KUA PPAS Tahun 2021
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. | Foto: Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan penanda tanganan nota kesepakatan bersama terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021.

Penanda tanganan nota kesepakatan itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRA, di gedung utama DPRA, Jumat 20 November 2020. Rapat itu dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, yang dihadiri Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyampaikan apresisasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRA yang telah melaksanakan rapat paripurna penanda tanganan nota kesepakatan bersama terhadap KUA-PPAS tahun anggaran 2021.

"Seperti biasanya, dinamika tetap kita hadapi dan kita jalani. Untuk kemudian kita mencari solusinya dan kita lakukan dengan baik," kata Nova.

Hal itu, menurutnya, dibuktikan dengan sebelum waktunya berakhir Pemerintah Aceh dan DPRA sudah menanda tangani nota kesepakatan bersama itu.

"Nanti kita akan perbaiki penilitian lebih lanjut tentang pokok pikiran (pokir) dan segala macam untuk kita usulkan ke Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (R-APBA)," ujar Nova.

Nova mengatakan sebenarnya hal ini bisa dilakukan dengan cepat. Namun, Pemerintah Aceh akan lebih berhati-hati, karena secara teknis mungkin saja ada kesalahan."Untuk itu kita tidak terburu-buru menyerahkan R-APBA," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, mengatakan ini merupakan hasil kerja keras komisi-komisi di DPRA dengan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dalam mempercepat pembahasan secara maraton.

Ia berharap Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2021 dapat terlaksana tepat waktu, efektif dan bermutu. Menurutnya, problematika yang berkembang dalam masyarakat terhadap beberapa isu telah diselesaikan.

"Selanjutnya, DPRA dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) akan membahas R-APBA 2021, sehingga bisa selesai dan ditetapkan tepat waktu," ujar Dahlan.**

Komentar

Loading...