Pemerintah Aceh Utara Berkomitmen Turunkan Angka Stunting

Pemerintah Aceh Utara Berkomitmen Turunkan Angka Stunting
Komitmen seluruh stakeholder Aceh Utara untuk penurunan angka stunting | Foto : Try Vanny

KBA.ONE, Aceh Utara - Tangani kasus stunting yang saat ini mencapai 5300 anak di Aceh Utara, pihak pemerintah membuat komitmen menekan angka stunting sesuai dengan program nasional bersama seluruh stakeholder sesuai dengan keahliannya, Selasa 30 Maret 2021.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf mengatakan, komitmen bersama lintas sector dalam menanggani stunting ditargetkan dapat menurunkan penderita pada tahun 2022. Selain itu, saat ini pihaknya mengerahkan 3000 tenaga medis diantaranya 650 bidan yang tersebar di 852 desa pada 27 kecamatan di Aceh Utara.

“Kita harapkan mereka bekerja semaksimal mungkin mendata balita/bayi stunting, supaya bisa mempercepat penanganan,” kata pria yang akrab disapa Sidompeng itu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin menyebutkan, saat ini di Aceh Utara terdapat 16 kecamatan yang menjadi lokus stunting tahun 2021. Sedangkan pada tahun 2018 hingga 2019, pihak pemerintah berhasil menurunkan angka kasus kematian ibu dan bayi.

“Penduduk Aceh Utara banyak sekali, penderita stunting juga banyak, maka dari itu tahun ini kita gebrak dan kalau bisa sampai tidak ada sama sekali," ucap Amir.

Sambungnya, sebelumnya pihak dinas melakukan sosialisasi melalui program posyandu, namun selama pandemi Covid-19 agenda tersebut tidak berjalan optimal sehingga muncul permasalahan kesehatan masyarakat seperti stunting.

“Kita berkomitmen penurunan angka stunting, sebab ini tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan badan anak secara fisik, namun juga menurunkan tingkat kecerdasan pada saat dewasa nanti," ungkapnya. 

Komentar

Loading...