Pemerintah Aceh Utara Resmi Perintahkan Menutup Lokasi Keramaian

Pemerintah Aceh Utara Resmi Perintahkan Menutup Lokasi Keramaian
Sekertaris Daerah Aceh Utara Abdul Aziz saat diwawancarai wartawan. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Aceh Utara - Pemerintah Aceh Utara resmi mengeluarkan perintah menutup lokasi keramaian seperti warung kopi, wahana permainan dan lokasi wisata. Apabila hal tersebut tidak dijakankan, maka pemerintah akan memberikan sanksi tegas pada para pelanggar, Rabu 25 Maret 2020.


Sekertaris Daerah (Sekda) Aceh Utara Abdul Aziz yang dijumpai wartawan mengatakan, keputusan tersebut sesuai dengan surat Bupati Aceh Utara Nomor 360/184/2020, tentang penetapan keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit Covid-19.

"Untuk seluruh pengusaha caffe, rumah makan dan sebagainya, kita minta untuk melayani secara antar jemput, jadi tindak ada keramaian," kata Aziz yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Aceh Utara.

Menurut Aziz, surat larangan tersebut akan diedarkan kepada masyarakat dan pemilik tempat usaha yang ada di kabupaten Aceh Utara. Petugas juga akan mengontrol, agar larangan tersebut tidak dilanggar.

"Khusus untuk ASN dan tenaga kontrak jika kedapatan berkumpul di tempat keramaian, maka akan diberikan sanksi tegas yaitu pemotongan tunjangan prestasi kerja (TPK) mencapai 100 persen. Sedangkan untuk tenaga kontrak akan dikenakan sanksi berupa pemutusan kontrak kerja," tuturnya. *** 

Komentar

Loading...