Pemkab Agara Minta Kementerian LHK Kembalikan Kantor BBTNGL ke Aceh Tenggara

Pemkab Agara Minta Kementerian LHK Kembalikan Kantor BBTNGL ke Aceh Tenggara
Siungai Alas di Ketambe, Agara. | KBA.ONE: Mursal.

KBA.ONE, Kutacane - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Siti Nurbaya Bakar, agar Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dipindakan dari Medan ke Aceh Tenggara. 

Surat usulan pengalihan bernomor. 060/410/2020 tertanggal Senin 27 Juli 2020 antara lain berisikan, Kabupaten Aceh Tenggara merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Hanya seluas 38.767,25 hektar yang merupakan Areal Penggunaan (APL) lain, selebihnya seluas 281.574.62 hektar adalah kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan 96.327.20 hektar Hutan Lindung (HL). Di sisi lain, setahun terakhir 2019 perhitungan tingkat kerusakan hutan berkisar 347 hektar.

Sarana Perkantoran BBTNGL dan Stasiun Penelitian Ketambe telah berdiri dan berfungsi  sekitar tahun 1970-an di Kutacane Aceh Tenggara. Sampai saat ini kantor BBTNGL masih berfungsi tetapi sebagai Bidang pengelolaan TNGL Wilayah II Kutacane.

Kondisi Provinsi Aceh yang kondusif dan saat ini Aceh Tenggara telah mempunyai Bandara Alas Leuser untuk mendukung aktivitas pemerintahan dan Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh Tenggara.

Pada kesempatan terpisah, Sekda Aceh Tenggara, Mhd Ridwan, menjelaskan pemindahan Kantor BBTNGL dari Sumut ke Aceh guna memudahkan koordinasi antara Pemerintah Aceh dan BBTNGL serta semua pemangku kepentingan di Aceh. 

Selain itu, kata Ridwan, sebaga upaya melindungi sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya. Serta  memanfaatkan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya sebagaimana TNGL difungsikan.

"Usulan pengalihan Kantor BBTNGL dari Medan ke Aceh Tenggara ini diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak khususnya Pemerintah pusat." harap Ridwan, Sekda Agara. I MURSAL GAYO, Kontributor Aceh Tenggara.

Komentar

Loading...