Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh Masuk Tahap Penyelidikan

Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh Masuk Tahap Penyelidikan
Teuku Saladin | Foto: Waspadaaceh.com

KBA.ONE, Banda Aceh - Pengusutan kasus dugaan korupsi beasiswa Aceh, Polda Aceh akan memanggil saksi-saksi dari Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Bendahara serta beberapa orang lainnya.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Aceh, Teuku Saladin, saat Aksi Damai Mahasiswa mengenai pengusutan kasus dugaan korupsi beasiswa Aceh, di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin, 13 Januari 2020.

Saladin mengatakan dalam minggu ini pihaknya merencanakan untuk meminta keterangan lima orang dari LPSDM, "minggu depan lima orang dari Bappeda, kemudian ke bendahara minggu ketiga dan lagi ke depannya tiga orang," jelasnya.

Tetapi dalam penanganan kasus, Polda Aceh memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP), "di antaranya setiap kasus yang ditangani Polda Aceh membuat rencana kegiatan harian, mingguan, dan bulanan," katanya.

Perlu diketahui, kata Saladin, penanganan kasus korupsi tidak secepat membalikkan telapak tangan, tetapi perlu melihat dokumen. "Terkait untuk mengetahui kerugian negara kita harus berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bukan dengan penyidik," imbuh Saladin.

Selain itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Ery Apriyono, menyampaikan kasus dugaan penyelewengan dana beasiswa sudah dalam tahap penyelidikan. "Sampai saat ini Polda Aceh sudah memeriksa 100 saksi," ungkapnya.

"Jadi kami menghimbau masyarakat agar lebih sabar dalam menanti kasus ini, Polda Aceh akan bekerja secara profesional, prosedural dan juga berkeadilan," tambahnya. | Komar, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...