Penghujung Tahun, Aceh Utara Masuki Masa Rawan Bencana Alam

Penghujung Tahun, Aceh Utara Masuki Masa Rawan Bencana Alam
Pemeriksaan perlengkapan usai apel kesiapan bencana alam |Foto: ist

KBA.ONE, Aceh Utara - Memasuki bulan Desember, wilayah Aceh Utara kembali siaga banjir. Oleh karena itu sebanyak 400 orang personel gabungan mengikuti pelatihan penanggulangan bencana alam di Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lhokseumawe, Senin 2 Desember 2019.

Kasrem 011/Lilawangsa Letkol Inf Sunardi Istanti menjelaskan, saat ini perubahan iklim sangat ekstrim sedang terjadi dan banyak tanda-tanda bencana alam hampir diseluruh wilayah Aceh, khususnya di wilayah tugas Korem 011/ Lilawangsa.

"Kita harus melatih personel untuk kesiapan operasional, reaksi cepat penanggulangan bencana alam, dan yang utama melatih mental agar tidak panik menghadapi bencana alam," ucap Sunardi.

Rencananya, sambung Sunardi, kegiatan ini akan dilaksanakan selama lima hari ke depan. Mulai dari apel kesiapan, pemberian materi, hingga aksi dilapangan akan dilakukan dalam kegiatan ini.

Kabag ops Polres Aceh Utara, AKP Syukrif I Panigoro yang turut menjadi anggota mengatakan, beberapa wilayah di Aceh Utara memang rawan terkena bencana alam seperti banjir setiap tahunnya.

"Seringnya banjir itu di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas dan Paya Bakong. Jadi semua unsur dilatih untuk siap juga sigap melindungi masyarakat," kata Syurkrif. ***

Komentar

Loading...