Pengurus Daerah Hapkido Indonesia Provinsi Aceh Periode 2020/2024 Dikukuhkan

Pengurus Daerah Hapkido Indonesia Provinsi Aceh Periode 2020/2024 Dikukuhkan
Pengukuhan pengurus daerah Hapkido Indonesia Provinsi Aceh di Banda Aceh. | Foto: KBA.ONE, Tasya

KBA.ONE, Banda Aceh - Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI), Widi Nugroho Sabib, melantik dan mengukuhkan pengurus daerah Hapkido Indonesia Provinsi Aceh, masa bakti 2020/2024, di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Sabtu 6 Februari 2021.

Widi mengatakan potensi yang ada dari atlet-atlet Hapkido Aceh sejauh ini memang belum terpublikasi, seperti saat mengikuti kejuaraan nasional (kejurnas), "berangkat ke ajang internasional, kami sudah sebutkan bahwa atlet-atlet dari Hapkido Aceh ikut serta," katanya

Ketua Umum Hapkido Pengurus Provinsi Aceh, Amal Hasan, mengatakan yakin kehadiran acara ini dapat memberi motivasi dan semangat untuk Hapkido Indonesia di Aceh untuk maju bersama-sama.

Kata Amal, pihaknya mempunyai komitmen dan semangat untuk mengembangkan olahraga yang baru tersebut dan merupakan salah satu cabang olahraga andalan di Aceh menuju tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024.

Sehingga, sangat dibutuhkan dukungan terutama dari Pemerintah Aceh serta dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), baik daerah maupun Pusat. Dengan ini akan memperkuat kinerja dan kerja sama dari pada kepengurusan Hapkido 2024.

"ini untuk memastikan bahwa pembinaan, pengkaderan, dan regenerasi atlet-atlet putra-putri Hapkido Aceh bisa menjadi andalan dengan cabang olahraga ini nanti di PON 2024," katanya.

Ia berharap agar seluruh stakeholder dapat mendukung penuh dengan memberi saran dan kritik secara konstruktif, agar pembinaan cabang olahraga ini bisa menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang akan memberikan penghargaan, apresiasi, serta berbagai prestasi bagi daerah dan bangsa Indonesia.

Sementara, sebagai cabang olahraga yang baru, untuk saat ini mengenai sarana pihaknya masih memerlukan beberapa dukungan infrastruktur, perlengkapan, dan peralatan sebagai media untuk bisa membangun program-program pembinaan secara kultur, terstruktur, dan berpendidikan.

Di sisi lain, kata Amal, secara organisasi dan kepengurusan pihaknya terus berupaya dengan maksimal untuk membangun sinergi dengan seluruh stakeholder agar hambatan-hambatan tersebut bisa dicarikan solusi.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Dedy Yuswadi AP, dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan pengurus Hapkido Indonesia Provinsi Aceh, menyampaikan Pemerintah Aceh mendukung atlet-atlet Hapkido Aceh untuk tampil di tingkat nasional.

"Yang penting, sistem pembinaannya harus tepat, terarah, dan efektif. Target-target juga perlu dirancang agar setiap program memiliki tolak ukur yang jelas," paparnya.

Kata Nova, di sinilah pentingnya Rakerda dalam menyiapkan program ke depan. Di momen ini, pengurus Hapkido Indonesia Provinsi Aceh juga menyelenggarakan Rakerda guna membahas langkah-langkah untuk memajukan bela diri ini di daerah kita.

"Selamat atas terselenggaranya Rakerda Pengurus Hapkido Indonesia Provinsi Aceh tahun 2021. Mudah-mudahan Rakerda ini menjadi pintu gerbang dalam menorehkan sejarah baru bagi kemajuan bela diri Hapkido di daerah kita," ucapnya.

Untuk diketahui, Hapkido Aceh dilindungi oleh Gubernur Aceh, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh. Kemudian, berada dibawah binaan Ketua KONI Provinsi Aceh serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh.*** | TASYA, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...