Penjual Chip dan Pemain Judi Online di Aceh Tengah akan Ditindak Satpol PP

Penjual Chip dan Pemain Judi Online di Aceh Tengah akan Ditindak Satpol PP
Kepala Satpol PP dan WH Aceh Tengah, Syahrial Afri. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) akan menindak siapapun yang menjual chip judi online di wilayah Kabupaten Kabupaten Aceh Tengah.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Tengah, Syahrial Afri, Rabu 24 Maret 2021, mengatakan pihaknya akan menyasar konter yang ada di kabupaten itu. Jika ketahuan maka petugas akan menindak tegas, bahkan menjatuhkan sangsi cambuk.

"Jika terbukti menjual dikenakan sanksi, mulai dari peringatan tertulis hingga dicambuk sesuai qanun jinayat," kata Syahrial Afri.

Sanksi ini tak hanya diperuntukan bagi konter yang menjual chip judi online (Higss Domino). Pemain domino yang kedapatan sedang memainkan aplikasi itu akan ditindak. Aturan yang tengah diberlakukan itu untuk menindak lanjuti surat edaran Bupati Aceh Tengah, tentang penertiban layanan dan permainan judi game online.

"Tentu harus ada sosialisasi terlebih dahulu di tengah-tengah masyarakat sebelum dieksekusi, begitu pun kita sampaikan di publik," imbuh Syahrial.

Pihaknya telah meneruskan surat edaran Bupati Aceh Tengah, tertanggal 15 Maret 2021 itu kepada pimpinan instansi untuk disampaikan kepada jajaran masing-masing. "Kita berharap masyarakat turut mengawasi dan melapor jika mengetahui adanya pelanggaran yang dilakukan, baik oleh masyarakat maupun oknum ASN," pinta Syahrial.

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi pemerintah Aceh Tengah, kata dia, akan ada sanksi ganda. Oknum ASN yang terbukti melanggar, akan direkomendasikan ke bupati untuk dibina secara administratif, tidak menutup kemungkinan hingga penundaan kenaikan pangkat.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...