KEPALA BPKS SAYID FADHIL

Peran Media Itu Sangat Penting

Peran Media Itu Sangat Penting
Kepala BPKS Sayid Fadhil (kanan), CEO KBA ONE Ramadan (tengah), dan PU/Penjab KBA ONE Azhari Bahrul, di Kantor BPKS Sabang. | Foto. Humas BPKS

KBA.ONE, Sabang- Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Sayid Fadhil mengatakan menjaga dan meningkatkan hubungan kemitraan dengan jajaran media pers merupakan satu keharusan bagi lembaga sebesar BPKS. "Untuk memajukan Sabang, BPKS harus membuka diri kepada semua pihak, termasuk kepada media. Peran media itu sangat penting," tegas Sayid Fadhil.  

Menerima kunjungan CEO Kantor Berita Aceh (www.kba.one) Mohsa El Ramadan dan Pemimpin Umum/Penanggung Jawab KBA ONE Azhari Bahrul, di Gedung BPKS Sabang, Kamis 5 April 2018, Sayid Fadhil didampingi DR. Muslem Daud, M. Ed (Deputi Umum), Firman,  S. STP,  M. Si (Ka.Biro Umum dan Humas), beserta sejumlah staf Humas BPKS.

"Hari ini kita menjalin silaturrahmi dengan rekan-rekan media supaya terbangun hubungan baik di antara kita.  Sembari kita berharap informasi-informasi yang muncul ke Publik merupakan informasi positif, kreatif dan membangun kepentingan masyarakat Sabang khususnya dan Aceh pada umumnya." tegasnya.

Sayid menambahkan bahwa media merupakan ujung tombak dan sebagai salah satu sarana informasi  namun tetap menjaga etika dalam penyajian informasi sehingga lebih bermanfaat.

Suasana diskusi santai di ruang Kepala BPKS Sabang. | Foto: Humas BPKS Sabang.

"Saya berharap dengan pertemuan ini rekan-rekan media bisa memberikan warna postif terhadap BPKS dan sama- sama mendukung penyajian informasi yang baik dan benar,"  ungkap Sayid. 

Mohsa El Ramadan, yang juga wakil Ketua PWI Aceh Bidang Hubungan Antar Lembaga, menyambut positif langkah jajaran pimpinan BPKS yang akan selalu membuka komunikasi dan akses informasi dengan jajaran media pers. "Di era milenia ini, memang seharusnya lembaga manapun seperti itu, membuka akses informasi seluas-luasnya demi kepentingan publik. Tak ada lagi informasi yang harus ditutup-tutupi kecuali  menyangkut SARA dan keamanan negara," tegas Ramadan.

Menurut Ramadan, di Aceh saat ini tumbuh puluhan media siber (online) sebagai bentuk berkembangnya ruang wahana informasi publik. Bahkan, kebutuhan informasi dan berita di media siber bisa diakses dalam hitungan detik dengan menggunakan gadget . Ini, kata Ramadan, di luar media cetak dan media elektronik. "PWI Aceh memiliki anggota sekitar 600 orang di seluruh Aceh. Bayangkan kalau semua memberitakan hal positif tentang Sabang. Pasti daerah ini maju dan semakin mendunia," kata Ramadan.   

Ramadan juga menekankan bahwa dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya wartawan dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Karena itu, katanya, pejabat publik tidak perlu takut menghadapi wartawan. "Terbuka saja dan silahkan berikan informasi yang dibutuhkan. Jika dia wartawan profesional pasti tidak macam-macam," tegas Ramadan.

Ramadan menambahkan bahwa sebenarnya di dalam diri Kepala BPKS ini mengalir darah media (wartawan) karena Sayid Fadhil pernah lama di TVRI Pusat. "Makanya saya yakin hubungan BPKS dengan media pers ke depan akan lebih baik dan mesra," kata Ramadan.

Komentar

Loading...