Perempuan Bersuami Dua itu Dicambuk 200 Kali

Perempuan Bersuami Dua itu Dicambuk 200 Kali
Erl alias Wat, perempuan poliandri dari Tamiang sedang diekskusi cambuk 200 kali oleh Algojo. | Foto/ist.

Hingga dia dicambuk, belum diketahui siapa nama suami sah Erl alias Wat.

KBA.ONE, Aceh Tamiang - Ini bukan di Himalaya, India Utara, Tibet, atau Eskimo. Ini terjadi di Aceh Tamiang, ribuan kilometer dari negara-negara itu. Seorang perempuan terpaksa dicambuk 200 kali gara-gara  kedapatan bersuami dua (poliandri).

Perkawinan dilarang itu terjadi di Dusun Alur Hitam, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Pelakunya adalah Erl alias Wat, 39 tahun.

Wat, begitu dia biasa disapa, dicambuk 200 kali karena melanggar Qanun Provinsi Aceh, nomor 6 tahun 2014, tentang hukuman jinayat. Begitu juga dua pria yang rela dipoliandri itu, masing - masing M.Y alias WB, 54 tahun, warga Dusun Melur, Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, dan Pon alias Bdt, 51 tahun, warga XIV Palu Sebatang, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Keduanya masing-masing dicambuk sebanyak 100 kali. Sampai berita ini ditayang, belum diketahui siapa nama suami sah  Erl alias Wat, wanita poliandri tersebut. 

Erl alias Wat dieksekusi cambuk oleh algojo yang telah dipersiapkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang, di halaman Islamic Center, kabupaten setempat, Jumat, 10 April 2020.

Ketiganya dieksekusi cambuk bersamaan 29 orang pelanggar Syariat Islam atau Qanun Jinayat lainnya.

Ke 29 pelanggar Qanun Jinayat lain tersebut dicambuk sesuai masa hukuman masing-masing, setelah dipotong masa tahanan. Dan mereka yang menjalani hukuman cambuk adalah KA, LS dan AB masing-masing 5 kali cambukan.

Kemudian, MY, R,  M, AF,  BA , YF, CTB, dan YS menjalani hukuman sebanyak 7 kali cambukan, terdakwa Z,  A dan MK masing-masing 10 kali cambukan. Sementara terdakwa S duhukum 16 kali cambukan, terdakwa W, MS, R dan IN masing-masing dihukum 17  kali cambukan.

Kemudian DRH dan T. IH menjalani 21 kali cambukan serta WG 20 kali cambukan, ADS 27 kali cambukan, terdakwa R, 28 kali cambukan dan  AH menjalani hukuman sebanyak 63 kali cambukan. | SUTRISNO, Kontributor Aceh Tamiang.

Komentar

Loading...