Peringati Hari Kanker, Puluhan Pria Memilih Dibotak

Peringati Hari Kanker, Puluhan Pria Memilih Dibotak
Para peserta aksi dukungan terhadap penderita kanker. Foto: KBA/Biyan Nyak Jeumpa.

Penderita kanker tidak punya pilihan. Mau tidak mau mereka harus merelakan rambutnya akibat kemoterapi.

KBA.ONE, Banda Aceh – Puluhan warga di Banda Aceh secara suka rela dibotak. Acara ini merupakan bagian dari dukungan terhadap para penderita kanker yang terpaksa kehilangan “mahkota” akibat perawatan medis.

Penderita kanker, kata Safrizal, tidak punya pilihan. Mau tidak mau mereka harus merelakan rambutnya akibat kemoterapi. Sedangkan yang sehat masih bisa memilih, mau botak atau tidak.

"Jadi ini adalah dukungan dan menyemangati untuk mereka agar tidak menyerah terhadap penyakit ini,” kata Safrizal, seorang warga Banda Aceh, Ahad, 4 Februari 2018.

Safrizal tidak sendiri. Dia bersama 46 lelaki lainnya mereka ikut membotakkan kepalanya dalam peringatan Hari Kanker Internasional yang jatuh pada Ahad, 4 Februari 2018.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Aceh, memperingati hari ini dengan mengadakan plontos massal di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Ketua YKI-Aceh, Darwati A Gani, mengatakan pihaknya akan terus melakukan gerakan promotif dan preventif untuk meminimalisir penambahan jumlah penderita kanker di Aceh.

“Kegiatan hari ini juga upaya untuk meminimalisir dan memberi pengetahuan secara terus menerus kepada masyarakat, bahwa mereka harus segera memulai hidup sehat agar terhindar dari penyakit yang ada,” ujar Darwati.

Selain menggelar aksi plontos bareng, YKI-Aceh juga memberikan layanan deteksi kanker mata (retina blastoma) sejak dini terhadap anak-anak.

Kontributor Biyan Nyak Jeumpa

Komentar

Loading...