Hari Kesehatan Seksual

Permampu: Negara Harus Melindungi Korban

Permampu: Negara Harus Melindungi Korban
Ilustrasi stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Bertepatan dengan hari kesehatan seksual sedunia, yang diperingati pada 4 September setiap tahunnya, Konsorsium Perempuan Sumatera Mampu (Permampu) meminta Negara Republik Indonesia untuk melindungi perempuan, serta kelompok paling rentan melalui pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan.

"Korban seharusnya dilindungi oleh orang dewasa dan negara. Kekerasan seksual mestinya dapat dicegah, dan negara seharusnya memenuhi kewajiban dalam melindungi," kata Koordinator Permampu, Dina Lumbantobing, melalui siaran pers yang diterima KBA.ONE, Rabu 8 September 2021.

Untuk itu, Konsorsium Permampu mendesak negara untuk mensahkan undang-undah penghapusan kekerasan seksual. Kemudian, mendorong Kementerian Kesehatan agar meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di berbagai tingkat pelayanan kesehatan.

"Kami juga mendorong Kementerian Pendidikan Nasional untuk mengembangkan kebijakan pendidikan non formal dan pembelajaran seumur hidup yang berperspektif gender berbasis keluarga untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan tanpa kekerasan," ungkap Dina.

Sementara itu, ia menyampaikan Konsorsium Permampu yang fokus dalam Penguatan HKSR Perempuan di Pulau Sumatera telah mendorong upaya pemenuhan HKSR Perempuan melalui pengorganisasian perempuan akar rumput dan keluarga.

"Kita telah mengembangkan inovasi melalui One Stop Service & Learning (integrasi layanan kesehatan reproduksi dan penanganan kekerasan terhadap perempuan)," tutur Dina.

Kemudian, Konsorsium Permampu juga telah melakukan pendidikan kritis kepada dampingan dan keluarganya agar menyadari kesehatan seksualitas dan reproduksi sejak dini di dalam keluarga.

"Diharapkan dengan adanya pendidikan dalam keluarga tersebut akan mencegah kekerasan didalam rumah tangga maupun terjadinya kekerasan seksual," harapnya.

Pada momentum ini juga, kata Dina, Konsorsium Permampu mengingatkan semua pihak agar memberi perhatian kepada pendidikan keluarga sebagai pondasi bangsa.

"Kami mengimbau seluruh orang tua, orang dewasa dan keluarganya agar membiasakan melakukan pendidikan ketubuhan dan kesehatan reproduksi atau yang umum disebut sebagai pendidikan seks yang komprehensif, sejak dini," imbau Dina.

Anara

Komentar

Loading...