Pertama di Indonesia, BFLF dan PAPDI Segera Buka Klinik Kesehatan Gratis di Aceh

Pertama di Indonesia, BFLF dan PAPDI Segera Buka Klinik Kesehatan Gratis di Aceh
Ketua Umum BFLF, Michael Octaviano | Foto : Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Pertama di Indonesia, Blood For Life Foundation (BFLF) dan Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aceh yang diketuai M Diah, akan segera buka klinik kesehatan gratis dengan menggunakan jasa dokter dpesialis.

Klinik kesehatan gratis itu akan launching di Kantor BFLF Pusat yang beralamat di Jalan Gabus Nomor 52, Gampong Lamprit, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu, 30 Januari 2021.

Ketua Umum BFLF, Michael Octaviano, mengatakan inisiatif awal mula berdirinya klinik kesehatan gratis karena didorong rasa empati melihat masyarakat yang ingin berobat, namun terkendala biaya.

"Klinik kesehatan gratis akan memberikan pemeriksaan gratis dan obat gratis untuk masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya. Tapi tidak menutup kemungkinan dari luar selagi memang harus di bantu," kata Michael saat dihubungi KBA.ONE, Sabtu, 16 Januari 2021.

Ia menjelaskan adapun terkait klasifikasi masyarakat yang akan diberikan pelayanan gratis di klinik kesehatan gratis, hingga saat ini belum disusun secara detail, apakah menggunakan surat keterangan miskin atau dilihat dari segi yang lain.

"Yang jelas untuk masyarakat kurang mampu tapi aturannya belum kita susun detail apakah harus bawa surat miskin atau memang dari sisi lain," sebut Michael.

Michael berharap dengan adanya klinik kesehatan gratis ini masyarakat Aceh tidak takut lagi berobat. "Selama inikan kalau mereka ke dokter spesialis bayar sampai ratusan ribu, tapi ini gratis gak pake BPJS, gak pake JKA, jadi dimanfaatkanlah," imbuhnya.

Selain itu, kata Michael, BFLF bekerja sama dengan Yayasan Bayi Premature Indonesia dan Universitas Syiah Kuala Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin, dalam Pembuatan Mini Factory Portable Incubator untuk bayi prematur di Aceh.

Menurutnya, Portable Incubator nantinya akan dipinjamkan secara gratis kerumah warga yang memiliki bayi dengan berat badan di bawah 2,5 kg.

"Portable Incubator akan dititipkan di BFLF yang ada Kabupaten/Kota di Aceh. Kita pinjamkan secara gratis sampai bayinya normal kembali," ujar Michael, yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) inspiratif tingkat nasional tahun 2020.

Untuk diketahui, BFLF sebuah organisasi yang didirikan Ketua Umum BFLF, Michael Octaviano, S.STP. BFLF bergerak secara sukarela khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan. Dari Aceh untuk Indonesia.

Komentar

Loading...