Pesona Sawi Laut dan Sawo Muda di Festival Kuliner Aceh

Pesona Sawi Laut dan Sawo Muda di Festival Kuliner Aceh
Olahan sawi laut dan sawo muda, kuliner khas Aceh Besar yang dipamer di ajang Festival Kuliner Aceh, di Blang Padang Banda Aceh. Foto: Kba/ Biyan Nyak Jeumpa

KBA.ONE,Banda Aceh - Berbicara kuliner, Aceh memang daerah yang tidak akan pernah habis untuk di eksplorasi. Ditengah munculannya berbagai resep makanan di era milenia saat ini, Aceh menyimpan beragam kuliner peninggalan lama yang rasanya menggugah selera. Salah satu Sawo Plik U dan Anyang Sawi Laut.

Kedua makanan tradisional Aceh ini bisa disaksikan dan dinikmati di Festival Kuliner Aceh yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Anda tentu mengenal buah Sawo, buah berwarna coklat ini akan terasa sangat manis jika dimakan jika matang di pohon. Tapi pernahkah Anda menikmati sawo yang mengkal...? Ya...Pasti rasanya pahit.

Tapi jangan khawatir, di booth Gampong Nusa, Aceh Besar, Anda bisa menikmati sawo mentah tanpa rasa pahit dan tak perlu khawatir akan sakit perut. Di ajang Festival Kuliner Aceh tahun 2018 ini, Gampong Nusa memamerkan dan mengenalkan kembali aneka makanan tradisional, yang asing di era masyarakat modern saat ini.

Sawi laut dan sawo muda | Foto: Biyan Nyak Jeumpa

Sawo Plik-U adalah buah sawo yang diiris tipis kemudian dicampur dengan plik-u alias ampas kelapa kering yang di fermentasi. Campuran kedua bahan baku tadi kemudian diulek dan dicampurkan gula kelapa secukupnya, dan ditambah cabe rawit. Nah, ketiga campuran tadi kemudian dibungkus daun pepaya dan siap untuk dikonsumsi.

Selain rasanya yang enak dan segar, kuliner yang satu ini juga baik untuk kesehatan karena berbahan dasar bahan-bahan alami.

“Jujur belum pernah mengenal kuliner satu ini, dan baru menemukannya di ajang festival kuliner, rasanya segar sekali, seperti makan rujak,” ujar Agus, seorang pengunjung, Sabtu 5 Mei 2018.

Selain sawo plik- u, booth Gampong Nusa, juga menyajikan jenis olahan sayur dari daun sawi laut. Farida Hanum, pengelola booth Gampong Nusa mengatakan, makanan yang berbahan baku tanaman sawi laut ini, memang lebih dikenal di kawasan Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Sawo Plik-U yang sudah dibungkus daun sawi laut. | Foto: Biyan Nyak Jeumpa.

“Tumbuhannya hanya kami temukan di kawasan Pantai Lampuuk, kalau di pantai lain, kita sudah lihat dan belum menemukannya,” kata Farida Hanum.

Daun sawi laut yang berbentuk panjang dan lonjong hanya tumbuh di pasir laut. Adapun cara mengolah Anyang Sawi Laut, cukup mudah, hanya dengan mengiris daunnya secara halus dan mencampurnya dengan parutan kelapa serta dicampur bumbu seperti garam, cabe rawit dan belimbung wuluh muda. Hmm… kebayangkan bagaimana segarnya anyang sawi laut ini.

Festival Kuliner Aceh sengaja digelar untuk mengenalkan aneka kuliner Aceh kepada masyarakat luas. Selain mengenalkan makanan-makanan warisan nenek moyang, ajang ini juga digelar untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Propinsi Aceh.

Kontributor : Biyan Nyak Jeumpa

Komentar

Loading...