Petualangan Pemulung Bejat Berakhir di Balik Jeruji Besi

Oleh ,
Petualangan Pemulung Bejat Berakhir di Balik Jeruji Besi
Tersangka Ar. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Aksi pria asal Pidie ini tergolong sadis. Setelah memerkosa korban, ia membunuh pula. Kini sang pelaku mendekam di balik jeruji besi, setelah tim reserse dan kriminal Polres Pidie membekuknya di Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli, pada dinihari, 13 Januari 2021, sekitar pukul 01.00 WIB.

Ia adalah pria berinisial Ar, 39 tahun, bermukim di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, sehari-hari berprofesi sebagai pemulung. Ar kini didakwa melanggar pasal 291 KUHP Subsider pasal 285 KUHP junkto Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun dan ditambah spertiganya.

Aksi bejat pria Ar ini berawal pada 17 Desember 2020. Saat itu Ar menyasar Rosmini, seorang ibu rumah tangga, penduduk Gampong Baro, Kunyet, Kecamatan Padang Tiji. Korban diperkosa di kawasan Gampong Lubue, Kecamatan Pidie. Modus operandinya Ar berpura-pura menawarkan jasa untuk mengantar korban ke Terminal bus Kota Sigli.

Sebelum melakukan aksi bejatnya, pelaku Ar membekap mulut korban dengan kain hijab. Setelah itu dia juga merampas uang Rp2 juta milik korbannya.
Kemudian pada 30 Desember 2020, Ar kembali melakukan aksinya di kawasan Gampong Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli. Korbannya kali ini adalah Nita Maisyura, seorang ibu rumah tangga berusia 38 tahun. Pelaku mencoba memerkosa korban pada pukul 05.00 WIB, dengan cara memukul korban terdahulu. Namun rencana bejat pelaku gagal karena korban melakukan perlawanan.

Lalu petualangan Ar berakhir pada Rabu 13 Januari 2021, setelah sebelumnya pada 11 Januari 2021, Ar melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Zubaidah, 58 tahun, penduduk Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie. Kini, Ar harus mempertanggungjawabkan perbutannya secara hukum.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian yang diapit Kasat Reskrim AKP Ferdian Candra, kepada awak media, Kamis 14 Januari 2021, mengatakan pelaku Ar terbukti melakukan tiga rangkaian kejahatan dan pembunuhan terhadap seorang warga Gampong Masjid Runtoh, Kecamatan Pidie.

"Akibat perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 291 KUHP Subsider pasal 285 KUHP jo pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun dan ditambah sepertiganya," sebut Kapolres.

Sejumlah barang bukti berupa satu unit becak motor yang digunakan pelaku untuk memulung, kemudian senter dan celana panjang dan pakaian dalam, kini disita.
"Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan tersangka kini ditahan di sel mapolres Pidie," ungkap Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian.***

Komentar

Loading...