Pidie Mulai Krisis Tempat Penampungan Akhir Sampah

Oleh ,
Pidie Mulai Krisis Tempat Penampungan Akhir Sampah
Lokasi TPA di Padang Tiji, Pidie. | Foto: ist

KBA.ONE, Pidie - Kabupaten Pidie mulai krisis Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah, setelah tiga cell atau tempat yang ada kini tinggal satu cell lagi yang tersedia.

TPA yang berlokasi di Kecamatan Padang Tiji, setiap hari harus menampung sekitar 10 ton lebih sampah, besar kemungkinan tahun ini mulai memasuki krisis tempat penampungan.

Menindaklanjuti tempat penampungan sampah tak lagi memadai, membuat Dinas Lingkungan Hidup Pidie, harus menyiapkan tempat penampungan alternatif untuk menampung sampah yang kian hari terus bertambah volumenya.

"Saat ini volume sampah diperkirakan lebih dari 10 ton per hari, sedangkan kondisi TPA dari tiga cell tinggal satu cell lagi yang menjadi tempat penampungan sampah untuk selanjutnya ditimbun. Diperkirakan cell tersebut akan penuh akhir tahun ini," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie, Syafrizal yang dihubungi KBA.ONE, Rabu 3 Juni 2020.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie, Safrizal. | Foto: ist

Untuk itu, sebut Safrizal, dinas yang dipimpinnya berencana akan menganggarkan anggaran untuk membangun ekstensi atau perpanjangan waktu atau umur dengan perluasan TPA , setelah tiga cell yang tersedia TPA di Padang Tiji, diperkirakan akan penuh akhir tahun ini.

Saat ini, komdisi TPA sudah sangat padat sampah dan pihaknya melakukan penimbunan cell lama yang sudah padat kemudian digunakan kembali, meski cara itu hanya bertahan sementara saja. Sedangkan kapasitas tampung setiap cell sudah tidak lagi memenuhi syarat.

Safrizal menambahkan,sejauh ini belum ada tempat alternatif lain atau lokasi untuk membangun TPA baru, sementara TPA lama di Padang Tiji sudah sudah tidak mampu lagi menampung volume sampah yang kian meningkat volumenya.

"Hingga kini belum ada lokasi lain untuk membangun TPA baru yang ideal, setelah volume sampah semakin meningkat setiap hari. Namun demikian kita terus berupaya menggunakan sumber daya yang ada untuk mengoperasikan terus TPA dengan sisa cell yang tersedia," ungkap Safrizal.

Komentar

Loading...