Pihak Keluarga Kembalikan Korban Eksploitasi ke Dinsos

Pihak Keluarga Kembalikan Korban Eksploitasi ke Dinsos
Ilustrasi | Foto: Beritasatu.com

KBA.ONE, Lhokseumawe – Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, menitipkan perawatan MS, 9 tahun, anak yang disuruh mengemis dan dipukul oleh orangtuanya ke salah satu panti asuhan, di Kota Lhokseumawe, Aceh.

Awalnya MS, dititip kepada pihak keluarga ibunya. Namun, keluarga mengeluh dan menyatakan tidak mampu menjaga anak tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil, menyebutkan kemarin Rabu 2 Oktober 2019, MS diserahkan keluarganya pada pihak Dinas Sosial Lhokseumawe.

“Keluarganya mengeluh anak ini susah diatur, sering keluar malam dan pulang sesuka hatinya. Tidak mau ikut aturan rumah tempat dia tinggal. Karena itu, dikembalikan ke kita,” kata Ridwan, Kamis 3 Oktober 2019.

Dia menyebutkan, setelah diterima, anak itu langsung dibawa ke salah satu panti asuhan. "Pengelola panti, sudah mengetahui detail kondisi anak tersebut. Sehingga, panti asuhan bersedia merawat anak itu sebaik mungkin," ungkapnya.

“Kita pahami beratnya hidup anak tersebut dengan segala macam yang telah dilewatinya. Karena itu, kita bawa ke panti asuhan. Kita komunikasikan agar panti merawat dan mendidiknya sebaik mungkin dan terus berkoordinasi dengan dinas sosial,” jelas Ridwan.

Sebelumnya, polisi menangkap UG dan MI, pasangan suami dan istri yang tega menyiksa anaknya dengan cara merantai serta memukulinya, karena tidak membawa hasil mengemis minimal Rp100 ribu setiap harinya. Perilaku itu telah berlangsung selama dua tahun terakhir. ***

Komentar

Loading...