Plus Minus Kamera Pengintai

Plus Minus Kamera Pengintai
Ilustrasi CCTV | ico.org.uk

Satu sisi, kemudahan mengakses CCTV lewat jaringan berinternet ini bisa menjadi celah kejahatan.

KBA.ONE - CCTV atau Closed Circuit Television atau terkadang sering disebut IPCame, merupakan teknologi tercanggih masa kini yang tidak hanya merekam di jalur lokal atau mode offline. Kamera pengintai ini bisa di-remote melalui ponsel pintar yang terkoneksi internet.

Sebelum banyak dipakai di rumah-rumah pribadi, CCTV digunakan sebagai pelengkap keamanan oleh industri-industri, militer, bandara, toko, dan kantor. Kamera pengintai ini berfungsi sebagai alat pengambil gambar. Ada beberapa tipe kamera yang membedakan dari segi kualitas, penggunaan dan fungsinya.

Dua hal yang paling utama adalah kamera CCTV analog dan Camera CCTV network. Analog menggunakan satu solid kabel untuk setiap kamera. Artinya, setiap kamera harus terhubung ke DVR (Digital Video Recorder) atau sistem secara langsung. Sedangkan kamera network atau yang biasa di sebut IP kamera, bisa menggunakan jejaring yang akan menghemat dari segi instalasi. Jaringan bersifat pararel dan bercabang serta tidak memerlukan satu kabel khusus untuk tiap kamera ketika diakses.

Sementara DVR merupakan sistem yang digunakan kamera CCTV untuk merekam semua gambar yang dikirim oleh kamera. Di dalam sistem ini banyak fitur yang bisa dimanfaatkan untuk pelengkap keamanan. Salah satunya, merekam semua kejadian dan hasil rekamannya dapat dijadikan bukti di pengadilan. Di dalam sebuah sistem kamera, jumlah dan kualitas rekaman akan ditentukan oleh DVR ini.

Satu sisi, kemudahan mengakses CCTV lewat jaringan berinternet ini bisa menjadi celah kejahatan. Kemungkinan ada orang tak terduga masuk ke dalam jaringan untuk mengambil informasi terhadap rumah maupun instansi yang memasang CCTV, terbuka lebar.

Bila penyerang (attacker) dapat menyusup ke jaringan wifi maupun jaringan kabel yang ada di rumah atau instansi sang target, ia dengan sangat leluasa bisa mencari tahu jalur masuk melalui alamat IP jaringan komputer. Untuk itu, kerahasiaan username dan password harus dibuat seprivasi mungkin. Walaupun, username dan password kemungkinan telah diketahui penyerang sebelumnya, dengan teknik tidak tersentuh komputer. Dilema memang, karena teknologi ibarat pisau bermata dua. Satu sisi ia menguntungkan, di sisi lain akan merugikan.| Ghaly Baihaqi

Komentar

Loading...