Polisi Masih Dalami Penyebab Kasus Penganiayaan di Banda Aceh

Polisi Masih Dalami Penyebab Kasus Penganiayaan di Banda Aceh
Ilustrasi. | Foto: Detik.com

KBA.ONE, Banda Aceh - Penganiayaan berat secara berantai yang terjadi di Gampong (Desa) Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat, 5 Maret 2021, sekira pukul 10.15 WIB, hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Banda Aceh, AKP M. Ryan Citra Yudha, kepada KBA.ONE, mengatakan belum diketahui persis penyebab kejadian tersebut, saat ini tim penyidik sedang mendalami penyebabnya.

Ia menyebutkan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan satu senjata tajam (sangkur). Kemudian, korban dalam kejadian itu ada empat orang, diantaranya dua orang tua dan dua anak-anak. "Ibu yang meninggal merupakan salah satu orang tua dari anak yang juga korban," ungkapnya.

Ryan menjelaskan pihaknya saat ini juga sedang mendalami apakah keempat korban dan pelaku satu keluarga atau bukan.

"Karena kejadian terjadi satu tempat yaitu di pekarangan rumah, kita belum tau apakah mereka saudara atau bukan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Desa Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, diserang hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia, Jum’at 5 Maret 2021.

Kapolsek Ulee Lheu, Sujono, mengatakan penyerangan itu terjadi sekira pukul 10.15 WIB, dan memakan empat orang korban, diantaranya satu meninggal dunia, dua luka-luka, serta satu menerima pemukulan.

Korban meninggal tersebut bernama R, 35 tahun, berprofesi ibu rumah tangga. Sementara tiga korban lainnya N, 14 tahun, A, 12 tahun, dan seorang ibu yang merupakan tetangga korban.**

Komentar

Loading...