Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Pembunuhan Pensiunan Guru di Banda Aceh

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Pembunuhan Pensiunan Guru di Banda Aceh
Kantor Polresta Banda Aceh. | Foto: KBA.ONE, Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, sejauh ini telah memeriksa enam orang saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan pensiunan guru, Nh, 62 tahun, warga Komplek perumahan guru, Gampong Mibo, Kecamatan Banda raya, Kota Banda Aceh.

"Enam saksi sudah kami periksa, terdiri dari keluarga dan orang-orang di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diduga mengetahui kronologis kejadian," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha, kepada KBA.ONE, Minggu 27 Desember 2020.

Ia menyebutkan dari serangkaian pemeriksaan para saksi, polisi masih belum dapat menyimpulkan dan masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Sampai saat ini kita masih bekerja, doakan saja supaya semua cepat terungkap," kata AKP M Ryan.

Diberitakan sebelumnya, pensiunan guru berinisial Nh, 62 tahun, warga Komplek perumahan guru, Gampong Mibo, Kecamatan Banda raya, Kota Banda Aceh ditemukan meninggal di dalam rumahnya, Jumat, 25 Desember 2020 siang.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kasat Reskrim AKP M Ryan Citra Yudha, kepada KBA.ONE, membenarkan adanya kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

"Memang benar ada kejadian dugaan curas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut, saat ini sedang dilakukan penyelidikan," kata AKP M Ryan.

Kemudian, berdasarkan informasi yang dihimpun KBA.ONE, kejadian itu terjadi saat sedang ibadah Shalat Jum'at. Sebelumnya, suami korban Sb, 70 tahun pamit kepada korban untuk pergi ke mesjid dengan menggunakan mobil pribadi dan berpesan kepada korban agar mengunci pintu rumah.

Saat itu kondisi korban masih dalam keadaan baik, sepulang suami korban dari Masjid ia melihat korban sudah dalam keadaan terlungkup dan sudah meninggal dunia.

Suami korban memeriksa kamar yang terlihat dalam keadaan berantakan, sejumlah uang dan barang berharga diketahui raib.**

Komentar

Loading...