Polisi Ringkus 11 Pelaku Diduga Illegal Mining

Oleh ,
Polisi Ringkus 11 Pelaku Diduga Illegal Mining
Alue Saya, lokasi aktifitas Illegal Mining di Pegunungan Tangse | Foto: Ist

KBA.ONE,Pidie - Sebelas pelaku tambang emas ilegal (illegal mining) di kawasan Alue Saya, pegunungan Tangse, Pidie, diringkus aparat Polisi Resor Pidie, dan menyita dua unit alat berat jenis ekskavator, Selasa 7 Januari 2020.

Berdasarkan keterangan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Pidie Ajun Komisaris Polisi, Eko Sandi Oktama, kepada wartawan, Rabu 8 Januari 2020, kesebelas diduga pelaku illegal mining atau tambang illegal berinisial R, 41 tahun, warga Gampong Uteng Ketok Kecamatan Muara, Kota Lhokseumawe, selaku operator ekskavator.

Kemudian, A, 24 tahun, juga sebagai operator ekskavator, warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Tujuh terduga lainnya yang merupakan warga lokal adalah, AR, 40 tahun, Mrz, 44 tahun, Sar, 29 tahun, Bd, 41 tahun, Am, 53 tahun, Ka, 18 tahun, Md, 38 tahun, dan MN, 48 tahun. Diduga, yang menyumbang dana operasi mereka adalah penduduk Kecamatan Tangse, dan Az, 30 tahun, penduduk Gampong Ujung Dama, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

"Kini para tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut," sebut Kasat Reskrim.

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di kawasan Geumpang dan Tangse, terdapat beberapa lokasi yang diduga tempat aktivitas tambang emas illegal.

"Kemudian Satreskrim Polres Pidie melakukan mapping lokasi terhadap kebenaran informasi tersebut. Lalu tim bergerak menuju Kecamatan Tangse, dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki karena medannya berbukit, lumpur dan curam," sebutnya.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 12 jam, tim berhasil menemukan lokasi tempat aktivitas pertambangan emas illegal tersebut di kawasan aliran Sungai Alue Saya.

Setelah menemukan lokasi yang dimaksud, tim yang dipimpinnya langsung bergerak dan berhasil menyergap para pekerja yang sedang beraktivitas, serta mengamankan alat berat yang digunakan.

"Setelah melalui perjalanan yang melelahkan, mengamankan pelaku dan barang bukti. Baru pada Rabu tim berhasil sampai di jalan beraspal, kemudian langsung menuju ke Mapolres Pidie," ungkapnya. ***

Komentar

Loading...