Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Antar Provinsi Hingga Pencurian Sapi BaliĀ 

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Antar Provinsi Hingga Pencurian Sapi Bali 
Konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon – Kepolisan Resort Aceh Tengah mengamankan para tersangka kasus pencurian sepeda motor, handphone, mobil, dan pencurian ternak sapi bali di daerah Linge.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nul Hakim, melalui Kasatreskrim Iptu Ibrahim, mengatakan kasus pencurian sapi itu terjadi di daerah Simpang Tiga, Kecamatan Linge. Polisi telah mengamankan satu tersangka berinisial I, sedangkan satu lagi, S masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran lari saat proses penangkapan.

Kejadian tindak pidana pencurian terjadi pada 06 November 2021. ketika sapi itu siap ditangkap oleh pelaku, diangkut menggunakan mobil pick up dengan plat BL 8155 GI, menuju Kampung Asir –Asir Asia untuk dijual dengan harga Rp12 juta.

“Tersangka berencana akan menjual di Takengon, namun berkat bantuan masyarakat dibantu oleh Polsek Linge kasus ini bisa terungkap, kami akan lacak lebih jauh keberadaan DPO,” terang Ibrahim saat menggelar Konferensi Pers dengan awak media, Rabu 24 November 2021.

Atas perbuatanya itu, I dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Polisi juga menangkap terduga pelaku penggelapan berinisial FPP, kasus itu kata Kasat telah dilakukan perdamaian, bahkan korban telah mencabut laporanya. Dari tangan tersangka diamankan mobil Rush dengan BL 1886 GC. 

Tersangka selanjutnya adalah N, ia diduga telah melakukan pencurian enam unit handhone bermerek di Kounter Techno Celullar, Kemili, Bebesen, Aceh Tengah. Tak hanya itu, tersangka juga mengangkut tiga unit power bank dan uang senilai Rp10 juta.

Atas perbuatanya itu, ia dijerat dengan pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Polisi juga meringkus pria berinisial BA, dari tanganya polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merek Yamah Jupiter Z warna hitam dengan plat BL 5921 JF. Kata Kasatreskrim, pelaku merupakan orang dalam gangguan jiwa.

“Saat itu ia mencuri sepeda motor di dekat kebun milik korban, lantaran kondisi Sepmor tidak di kunci stang, pelaku mendorong kurang lebih 200 meter hingga sampai ke rumah dan menyembunyikan di rumahnya,” kata Kasat.

Terakhir adalah pria berinisial DZM, ia ditangkap polisi lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebanyak tujuh unit sepeda motor. Polisi mengembangkan kasus itu hingga ke Blang Kejeren. Bahkan haisl curian nya itu akan di jual ke daerah Medan, Sumatera Utara.

Polisi mengamankan satu unit Sepmor Scoopy warna hitam merah  BL 5157 GV, Sepmor Beat warna hitam BL 3982 GV, Sepmor Beat warna hitam BL 4778 FQ, Sepmor Scoopy warna hitam BL 6736 GAB, Sepmor scoopy warna coklat hitam BL 5790 GV dan satu unit honda CRF warna hitam  dengan BL 5357 GAC.

DZM dijerat dengan pasal tindak pidana pencurian Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Nurochman Nulhakim mengimbau masyarakat untuk terus mawas diri tentang barang berharga yang dimiliki. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan memberi informasi tentang kejahatan sangat dibutuhkan oleh Polisi.

“Jika ada yang menawarkan kendaaran murah jangan buru-buru dibeli, apalagi tidak lengkap surat-surat. Masyarakat harus bisa menjadi Polisi badi diri sendiri dan lingkungan,” terang Kapolres berharap warga lebih berhati-hati.

Anara

Komentar

Loading...