Polisi Sebut Tersangka Kasus Penculikan di Takengon Berniat akan Eksploitasi Korban  

Polisi Sebut Tersangka Kasus Penculikan di Takengon Berniat akan Eksploitasi Korban  
Tersangka kasus penculikan anak di Takengon, Aceh Tengah. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon – Polisi kembali memberi keterangan motif tersangka beinisial K, 25 tahun, terkait kasus penculikan anak di bawah umur di Kabupaten Aceh Tengah. Menurut Kasatreskrim AKP Arief Sanjaya, tersangka berniat akan mengeksploitasi korban N, 12 tahun.

“Kalau human trafficking belum, karena tersangka masih baru berniat dan masih mencari jaringan,” kata Arief Sanjaya, Jum’at 10 September 2021 malam di Takengon.

Lebih lanjut kata dia, tersangka dalam melancarkan aksinya itu sempat melakukan penganiayaan terhadap korban N. Bahkan tanpa sepengetahuan istrinya, pelaku sempat melakukan pelecehan seksual.

“Lebih jauh akan terus kami dalami kasus ini, sehingga terang semuanya dan tidak menjadi pertanyaan di tengah-tengah masyarakat,” kata Arief Sanjaya.

Tersangka merupakan residivis atas kasus pencabulan dan pencurian dengan kekerasan (perampokan), ia sudah merencanakan aksinya itu sejak dua bulan lalu, dengan sasaran anak sekolah. Bahkan istrinya sendiri turut serta membantu aksinya. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan polres setempat untuk proses lebih lanjut.

Menurut keterangan Arief sebelumnya, sesuai hasil visum dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, kondisi kewanitaan korban masih dalam keadaan utuh.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, salah seorang anggota DPRK Aceh Tengah Hamdan Guru Gama sempat mewawancarai korban N di RSUD Datu Beru Takengon, dalam video berdurasi 4 menit 55 detik itu korban mengaku mendapat ancaman dari pelaku.

Bahkan, korban sempat bermalam di semak-semak pada hari pertama dibawa kabur oleh pelaku. Sempat dilontarkan pertanyaan kenapa korban tidak berteriak saat dibawa kabur oleh pelaku, namun siswi yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah itu menyebut mendapat ancaman dari korban sehingga tidak berani berteriak.

Bahkan pada saat korban bertemu dengan sejumlah warga di lokasi dibawa kabur, korban pun tak berkutik lantaran takaut karena sempat dicekik oleh pelaku.

“Tapi allhamdulilah, kamu dalam keadaan selamat ya nak, ini merupakan suatu kebahagian bagi masyarakat Aceh Tengah, semoga lekas pulih” tutur Hamdan dalam video tersebut.

Anara

Komentar

Loading...