Polisi Selidiki Percobaan Pembobolan ATM di Nagan Raya

Polisi Selidiki Percobaan Pembobolan ATM di Nagan Raya
Percobaan pembobolan mesin ATM di Nagan Raya. | Foto: KBA.ONE, Saiful Bahri

KBA.ONE, Nagan Raya - Automatic Teller Machine (ATM) milik Bank Syariah Indonesia (BSI) yang terletak di Yuza Mall, Jalan Poros Utama, Gampong Lueng Baroe, menuju komplek perkantoran Suka Makmue, nyaris dibobol maling.

Kepada KBA.ONE, petugas mengaku pada Kamis 11 November 2021, pukul 17.38 WIB, ia melaksanakan tugasnya dan melihat Closed Circuit Television (CCTV) dicat semprot berwarna hitam dengan brangkas dilas karbit, namun uang belum dapat dibawa kabur.

Pimpinan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) wilayah Meulaboh, Faisal Ali, saat dikonfirmasi di TKP, mengatakan percobaan pembobolan ATM diketahui oleh petugas dari SSI pada sore hari.

Pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut kepastian dengan pihak Bank Syariah Indonesai (BSI), baik terkait dengan pelaporan ke pihak kepolisian maupun kerugian terjadinya pembobolan itu.

"Sampai saat ini kita akan berkoordinasi dengan pihak BSInya, kita belum tahu kerugian karena kita ada tindakan nanti dan ada datanya dengan kita. Kemudian untuk CCTV hidup atau tidak, nanti akan kita cek dulu," katanya kepada KBA.ONE, Kamis 11 November 2021 malam.

Sementara Kapolres Nagan Raya, AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, melalui Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud, menyatakan sejauh ini pihaknya menerima informasi sekitar pukul 18 lewat dari pihak bank, bahwa terjadi percobaan penjebolan ATM.

"Kami bersama tim identifikasi dari Polsek, SPK turun ke lokasi langsung olah TKP, sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan, kita berupaya untuk mengungkapkan motif pembongkaran ini," kata Machfud, didampingi Kapolsek Seunagan Ipda Subihan Afuan Ardhi, kepada KBA.ONE.

Ia menambahkan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menemukan brankas terbuka, tapi ada fisik-fisik dari brangkas yang rusak. Kata dia, nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak BSI, mereka menghitung kerugiannya dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Intinya kita melakukan penyelidikan akan kasus ini, di lapangan kita temukan juga kejanggalan-kejanggalan dan kita upayakan melakukan olah TKP cukup sekali maupun olah TKP lanjutannya,” tutupnya. | SAIFUL BAHRI, Kontributor Nagan Raya

Anara

Komentar

Loading...