Polri Tak Akan Keluarkan Izin Keramaian Reuni 212

Polri Tak Akan Keluarkan Izin Keramaian Reuni 212
Ribuan massa menggelar salat subuh berjamaah sebelum Reuni Akbar Aksi Bela Islam 212 di kawasan Silang Monas, Jakarta, Sabtu, 2 Desember 2017. Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni atau PA 212 akan menggelar demo di DPR secara besar-besaran untuk mendesak penuntasan kasus korupsi seperti Jiwasraya dan Asabri,pada Jumat, 21 Februari 2020. | TEMPO/Subekti.

Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

KBA.ONE, Jakarta - Markas Besar Polri menegaskan tak akan memberikan izin keramaian untuk acara Reuni 212 di Monumen Nasional (Monas) pada 2 Desember 2020 mendatang.

"Tidak mengeluarkan izin keramaian," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 17 November 2020, seperti dilansir laman tempo.co

Awi menjelaskan Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis sebelumnya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan. Khususnya masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan menciptakan kerumunan.

"Kalau masih ada orang-orang yang kumpulkan orang, pimpinan sudah jelas, segera bubarkan," ujar Awi.

Rencana menggelar reuni di Monas itu diungkap Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif bersamaan dengan kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari Arab Saudi.

"Iya, itu agenda reuni masih kami bahas ya, apakah kami akan laksanakan seperti biasa tahun-tahun yang lalu atau ada perubahan, kami nunggu setelah beliau istirahat beberapa hari nanti baru kami bicarakan," kata Slamet. ***

Komentar

Loading...