Pora XIV Butuh Anggaran 460 Miliar, Kesiapannya Masih Soal Lahan

Oleh ,
Pora XIV Butuh Anggaran 460 Miliar, Kesiapannya Masih Soal Lahan
Peninjauan lahan untuk PORA ke XIV 2022 di Pidie beberapa waktu lalu. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Pekan Olah Raga Aceh (Pora) ke XIV 2022 di Pidie, butuh anggaran Rp460 miliar. Namun kesiapannya masih berkutat dengan penetapan lahan.

Amatan KBA.ONE dalam pertemuan koordinasi Pemerintah Kabupaten Pidie dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh dan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Pendopo Bupati Pidie, Rabu 8 Juli 2020 malam, masih seputar penentuan lahan yang akan dibangun City Sport Centre (CSC) untuk perhelatan Pora 2022.

Untuk membangun fasilitas atau venue cabang olahraga dan pelaksaan Pora, butuh anggaran sekitar Rp460 miliar. Namun sejauh ini penetapan lokasi lahan masih tarik ulur, setelah ada lima calon lokasi yang telah ditinjau pada Maret lalu.

"Berdasarkan hasil kajian dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) hanya sebatas kelayakan lokasi dan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk even Pora. Sedang penentuannya ada pada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang membidanginya," ujar Kepala BAPPEDA Pidie, M.Ridha.

Sementara KONI Aceh meminta Pemkab Pidie untuk segera mungkin menentukan lokasi lahan untuk pembangunan CSC. "Bagaimana kita mau usulkan anggaran di APBA, sedangkan lahannya belum ada. Makanya Pemkab Pidie segera menerapkan lokasinya sesuai aturan, baru mengusulkan anggaran," sebut Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Idhami, memberi sinyal positif soal penentuan lokasi lahan dan berjanji kepada KONI Aceh dalam waktu sepekan dari sekarang, soal penetapan lahan sudah harus selesai.

"Pekan depan penetapan lahan akan selesai, dan itu merupakan upaya Pemkab Pidie melakukan percepatan persiapan Pora 2022," ujar Idhami.

Disisi lain, anggota DPRA Komisi III, Khairil Syahrial, mengatakan siap mendukung Pemkab Pidie untuk pelaksanaan Pora 2022 di Pidie, khususnya memperjuangkan anggaran dari APBA, sepanjang kesiapan Pemkab setempat.

"Kami bersama rekan-rekan di DPRA, akan mengupayakan pengalokasian anggaran untuk Pora 2022 di Pidie semaksimal mungkin," kata Khairil Syahrial.

Sebelumnya, Pemkab Pidie telah meninjau lima lokasi lahan yang akan dijadikan lokasi CSC untuk Pora 2022 pada Maret lalu, namun belum menentuan lokasi yang tepat. Sedangkan soal anggaran telah tersedia sekitar Rp15 miliar dari APBK 2020 untuk pengadaan lahan seluas lima hektare dan bantuan keuangan Rp20 miliar dari Pemerintah Aceh dari sumber APBA 2020.**

Komentar

Loading...