Potret Hamparan Pemakaman Covid-19 di Simalingkar

Potret Hamparan Pemakaman Covid-19 di Simalingkar
Hamparan pemakaman Covid-19 di Simalingkar, Sumatra Utara. | Foto: KBA.ONE, Ghandi Mohammad

Makam-makam di sana ukurannya lebih besar dan panjang. Karena semua jenazah harus dimasukkan ke dalam peti dan dibungkus plastik untuk menghindari menyebarnya virus.

KBA.ONE, Medan - Jalan tanah bebatuan, sekitar 500 meter dari Kebun Binatang Simalingkar. Tak jauh dari sana, tampak sebuah gapura bertuliskan Taman Makam Muslim, meskipun saat ini tak hanya diperuntukkan bagi masyarakat muslim saja. Melewati gapura, terlihat seperti lembah dan bebukitan yang dikelilingi ladang dan pepohonan sawit.

Dari kejauhan, barisan palang salib dan nisan putih terlihat seperti batu-batu kecil yang tersusun rapi. Takjub bercampur haru, begitulah yang dirasakan saat pertama melihat hamparan pemakaman itu. Di bagian paling kanan, ambulan terparkir di pinggir pemakaman muslim, lima petugas berpakaian APD tampak sibuk merapikan kuburan baru. "Itu baru masuk bang, paling lama sekitar 30 menit lah baru abang bisa ziarah ke bawah," kata Tarigan, salah satu warga.

Petugas mengenakan APD sedang merapikan kuburan baru. | Foto: KBA.ONE, Ghandi Mohammad

"Hampir setiap hari lah bang ada yang meninggal, udah ribuan jumlahnya,"ucap Tarigan.

"Udah sekitar 1300 orang bang di sini," sambung ibu penjual bunga kepada KBA.ONE, Kamis, 1 Juli 2021.

Untuk dapat mendekati makam, terdapat jalan setapak menuju ke bawah dengan beberapa anak tangga. Jaraknya sekitar 300 meter dari parkiran. Sebelumnya, mobil diperbolehkan untuk masuk mendekati areal makam, namun menurut warga karena salah satu mobil pernah tergelincir, maka jalan menuju makam kini ditutup dengan portal.

Peziarah di pemakaman Covid-19 di kawasan Simalingkar B, Medan Tuntungan, Sumatra Utara. | Foto: KBA.ONE, Ghandi Mohammad

Seorang wanita sedang berdoa di samping makam ayahnya. Sempat bercerita tentang begitu cepatnya jumlah kuburan yang bertambah. "Ayah saya sekitar 3 minggu dimakamkan di sini, sekarang udah bertambah 3 baris kuburan lagi," ucap Diah.

Diketahui bahwa setiap baris bisa mencapai 8 -12 kuburan. Itu artinya, dalam waktu tiga minggu sudah bertambah 24 - 36 korban covid yang meninggal dunia dan dikuburkan di pemakaman itu.

Pemakaman Covid-19 ini terletak di kawasan Simalingkar B, Medan Tuntungan, Sumatra Utara. Makam-makam di sana ukurannya lebih besar dan panjang dari makam pada umumnya. Karena semua jenazah harus dimasukkan ke dalam peti dan dibungkus plastik untuk menghindari menyebarnya virus.

Pemakaman Covid-19 di kawasan Simalingkar B jika dilihat dari kejauhan. | Foto: KBA.ONE, Ghandi Mohammad

Namun pekuburan ini tampak rapi dan terawat dengan baik. Sebagian nisan berwarna putih, sebagian lagi berwarna hitam, dengan sepetak rumput hijau yang dibentuk sebagai badan makam. Terlihat seperti makam pahlawan. Ya, mereka memang pahlawan, yang berjuang melawan rasa sakit dalam tubuhnya sendiri. ***

Komentar

Loading...