PT. Bank Aceh Syariah Bantah Palsukan Izin OJK

Oleh ,
PT. Bank Aceh Syariah Bantah Palsukan Izin OJK
Aktifitas PT. Bank Aceh Syariah (BAS) | Foto : kba.one

KBA.ONE, Banda Aceh - PT. Bank Aceh Syariah (BAS) mengklarifikasi kabar beredar dibeberapa media sosial bahwa Bank kesayangan masyarakat Aceh itu melakukan pelanggaran pemalsuan izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Simpang siur informasi terkait rilis OJK bahwa ada 13 perusahaan jasa keuangan memalsukan izin OJK termasuk PT. Bank Syariah Aceh (BSA).

"Perlu kami klarifikasi bahwa PT. Bank Syariah Aceh atau BSA yang dimaksud OJK bukan PT. Bank Aceh Syariah atau BAS," ujar Riza Syahputra, Humas Bank Aceh, Kamis 1 April 2021 melalui siaran Pers kepada KBA.ONE.

Pemberitaan di media online atau media sosial beredar kabar tentang entitas PT. Bank Syariah Aceh  melakukan pemalsuan izin OJK sangat merugikan pihak Bank Aceh Syariah, sebab pada tahun 2020 pernah juga mencuat issu yang sama, namun OJK Banda Aceh telah mengklarifikasi bahwa entitas BSA bukanlah entitas BAS atau Bank Aceh Syariah yang mendapat izin OJK, "seperti yang pernah diklarifikasi oleh Bapak Aulia Fadly yang pernah menjabat sebagai kepala OJK Aceh," ujar Riza.

Terkait tudingan pemalsuan izin OJK, perlu ditegaskan, kata Riza Syahputra bahwa PT. Bank Syariah Aceh yang dinyatakan memalsukan izin OJK berbeda dengan PT. Bank Aceh Syariah dimana dalam menjalankan usahanya PT. Bank Aceh Syariah (BAS) telah mendapatkan izin dari OJK sesuai Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK nomor KEP-44/D.03/2016 tanggal 1 September 2016.

Surat itu berisi tentang pemberian izin perubahan kegiatan usaha Bank Umum Konvensional  menjadi Bank Umum Syariah PT. Bank Aceh.

"Kami berharap dengan klarifikasi ini masyarakat dapat merasa tenang dan nyaman untuk melakukan transaksi keuangan di Bank Aceh karena Bank Aceh berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan," kata Riza Syahputra.

Komentar

Loading...