Putra Linge Minta Aparat Hukum Bubarkan Konsultasi PT. LMR

Putra Linge Minta Aparat Hukum Bubarkan Konsultasi PT. LMR

KBA.ONE, Takengon - Salah seorang Putra Linge, Badri, meminta aparat hukum membubarkan rencana konsultasi PT.Linge Mineral Resource (LMR) di Kampung Lumut, Senin 31 Mei 2021.

Kata Badri, 31 Mei 2021 adalah rencana konsultasi publik tahap penyusunan Analisis Dampak Mengenai Lingkungan oleh PT. LMR. Ia menuding kegiatan itu adalah bodong.

Ia juga meminta Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar untuk mencabut kembali surat dari tim gugus tugas terkait acara yang akan menimbulkan keramaian di kampung lumut, Linge. 

Kata dia, bukankah kasus Covid-19 di Aceh Tengah pada akhir-akhir ini meningkat, pihaknya hawatir yang datang ke sana banyak yang dari luar Kecamatan Linge, ini akan menimbulkan klaster baru penularan Covid-19 di kecamatan tersebut.

"Oleh sebab itu kami meminta agar Bupati Shabela sebagai ketua satgas penanganan Corona tidak mengizinkan acara itu," kata Badri melalui press rilisnya yang diterima KBA.ONE, Minggu 30 Mei 2021 malam. 

Sebagai aktivis Gayo, ia juga berharap Kapolres Aceh Tengah membubarkan acara konsultasi publik oleh PT. LMR di Lumut, jika tidak, ia khawatir akan terjadi konflik antara yang pro dan kontra atas kehadiran tambang di daerah berhawa sejuk itu. 

Dengan tegas ia mengatakan generasi Gayo, mereka tidak akan pernah mau bumi Gayo yang kaya akan sumber daya alamnya diambil, dan Linge adalah tanah kelahiran nenek moyangnya, sebagai identitas orang Gayo di hanguskan nantinya oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

"Kami lebih baik mati kelaparan di tanah gersang ini dari pada kami harus memberikan harta yang berharga yang telah sultan genali (Reje Linge) warisan untuk kami nantinya," tutur Badri.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...