Qanun Disahkan, Pemkab Agara Siap Gelar Pilkades Serentak 

Qanun Disahkan, Pemkab Agara Siap Gelar Pilkades Serentak 
Pengesahan Qanun Pemilihan Pengulu Kute, Aceh Tenggara. | Foto: KBA.ONE, Bulkainisah

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) menyatakan siap menggelar Pemilihan Pengulu Kute (kepala desa)  di 268 desa secara serentak. 

Kesiapan itu dipastikan setelah Qanun Pemilihan Pengulu Kute serentak tuntas dibahas melalui sidang paripurna pengesahan dan ditanda tangani oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Deni Febian Roza, bersama Bupati Agara Raidin Pinim, di Gedung Dewan setempat pada, Selasa 13 Juli 2021 petang.

Rancangan Qanun Pemilihan Pengulu Kute serentak disahkan dalam persetujuan bersama Bupati Aceh Tenggara dan DPRK Agara menjadi Qanun Kabupaten Aceh Tenggara dengan Nomor:  900/..../ VII/ 2021 -  dan  No: ...../ DPRK - Agara / VII / 2021, setelah sebelumya melalui evaluasi Gubernur Aceh beberapa hari lalu di Banda Aceh. 

"Insya Allah Pemilihan Pengulu Kute serentak dapat berjalan sesuai jadwal sebagaimana jadwal perubahan yang telah ditetapkan, yakni pada 17 Juli 2021 setelah sebelumya tertunda akibat qanun terkait pemilihan itu belum terbentuk, sementara tahapan yang sudah dilalui akan disesuaikan dengan qanun yang baru saja disahkan," ungkap Raidin Pinim, kepada KBA.ONE, usai menggelar sidang paripurna.

Bupati Raidin Pinim juga berharap para peserta pemilihan kepala desa (pilkades) dan warga masyarakat pada umumnya dapat tenang dan tidak resah, serta menjaga ketertiban baik jelang pelaksanaan maupun usai pilkades serentak yang digelar di masing - masing kute atau desa.

Sebelumya pemilihan pengulu kute atau kepala desa (pilkades) secara serentak di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) yang telah dijadwalkan pada 3 Juli 2021, akhirnya dipastikan ditunda.

Kepastian penundaan pilkades tersebut diputuskan dalam rapat antara DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara bersama Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh pada Kamis 24 Juni 2021 lalu.

Penundaan tersebut disebabkan oleh ketidakpatuhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agara, dalam menjalankan pasal 31 ayat 1 dan 2 undang-undang nomor 6 tahun 2014 yang mengharuskan pelaksanaan tahapan pilkades serentak dilaksanakan setelah terbentuknya perda atau qanun di kabupaten/kota.

Akhirnya, Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinin menerbitkan Surat Keputusan No 142/53/2021, tentang perubahan jadwal tahapan pemungutan suara dan tahapan penetapan pelaksanaan pemilihan pengulu kute serentak di Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2021. Hari pemungutan suara ditetapkan pada Sabtu 17 Juli 2021.***

Komentar

Loading...