Ratusan Warga Aceh Tengah Terjaring Razia Masker

Ratusan Warga Aceh Tengah Terjaring Razia Masker
Razia masker di Kabupaten Aceh Tengah. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus melakukan razia masker, untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

Hingga hari ini, Jum’at 11 September 2020, tercatat sedikitnya tiga ratusan lebih warga Aceh Tengah terjaring razia karena tidak menggunakan masker saat berkendara, baik roda dua, roda tiga, dan roda empat.

“Untuk hari ini saja tercatat 90 lebih terjaring razia, aturanya adalah yang tidak menggunakan masker dikenakan sanksi tertulis dengan catatan tidak  mengulanginya lagi. Setelah identitasnya dicatat, selanjutnya kami berikan masker gratis,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH), Syahrial Afri saat menertibkan pelanggar di depan Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhamadiah Takengon.

Bagi pengendara terjaring razia lebih dari satu kali, maka petugas akan menarik kartu identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu identitas lainnya. Hal ini sebagai efek jera, supaya masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan.

Razia yang melibatkan anggota Satpol PP dan WH Aceh Tengah, Dinas Perhubungan, Personil Kodim 0106, Personil Sub Denpom IM 1-5, dan Personil Polres Aceh Tengah merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Tengah, nomor 25 tahun 2020 tentang penggunaan masker dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Ini upaya kita bersama untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah, untuk itu masyarakat harus patuhi peraturan. Jika keluar rumah pakai masker,” terang Ketua Bidang Mobilisasi keamanan dan penegakan hukum dalam gugus tugas percepatan penanganan virus corona.

Pantauan KBA.ONE, di lokasi terlihat beberapa warga menghindari lokasi razia lantaran tidak mengenakan masker.

Untuk diketahui, razia masker itu digelar selama 10 hari, terhitung tanggal 9 September 2020 sampai 18 September 2020 di lokasi yang berbeda di seputaran kota Takengon.*** | Karmiadi, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...