Reuni Alumni SMPN 7 Banda Aceh Hadirkan Kebahagian dan Gagasan

Reuni Alumni SMPN 7 Banda Aceh Hadirkan Kebahagian dan Gagasan
Para alumni SMPN 7 Banda Aceh. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Reuni alumni SMP Negeri 7 (sekarang SMP 9) Peunayong, Banda Aceh, di Pantai Penyu, Leupung, Aceh Besar, Sabtu 8 Februari 2020 tidak sekadar berkumpul mengenang masa-masa indah di sekolah, tetapi telah memunculkan gagasan cemerlang.

"Dari reuni ini kita menyampaikan gagasan perlu dibentuk suatu yayasan, sehingga keberadaan alumni bisa bermanfaat," ujar Syafruddin seorang alumni angkatan 85.

Ia menyebutkan gagasan membentuk yayasan juga harapan dari seorang guru, Abdul Razak, yang mewakili para guru berbica dalam acara itu, sehingga silaturrahmi dan kekompakan alumni semakin kuat.

"Semoga yayasan alumni SMP 7 bisa terwujud," ujar Syafruddin yang juga Wakil Dekan III Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), di sela-sela acara reuni.

Kecuali itu, untuk menyatukan lebih banyak alumni juga akan digagas reuni akbar yang bisa dihadiri banyak angkatan.

"Ke depan kita coba upayakan reuni akbar, minimal bisa diikuti alumni dari 10 angkatan, mulai leting tahun 1980 hingga 1990", kata Ketua panitia Asri Hasan.

Asri menyebutkan reuni yang baru pertama kali ini hanya para alumni angkatan 85 dan 86. "Tujuan kita menyatukan teman-teman untuk menjalin kembali silaturrahmi," ujarnya.

Para alumni yang hadir di reuni tersebut bukan hanya yang berdomisili di Banda Aceh, Aceh Besar, tetapi juga dari Lhokseumawe, Aceh Tamiang dan Medan.

"Kegiatan ini terlaksana berawal dari keinginan dan kesepakatan sahabat-sahabat kita untuk bisa berkumpul dan bersilaturrahmi," sebut Asri yang juga Ketua Alumni SMP Negeri 7 Banda Aceh, Angkatan 85 - 86 ini.

Dalam reuni yang mengusung tema 'Semangat Reuni Eratkan Silaturrahmi' ini, alumni juga memberikan cenderamata kepada sejumlah guru dan santunan anak yatim.

"Kita memberikan cenderamata kepada lima orang guru dan santunan kepada dua anak yatim, anak dari seorang alumni 85 dan 86," katanya.

Pada reuni alumni angkatan 85 - 86 juga dihadiri lima orang guru yaitu Nuriah, Abdul Razak, Yulisma, Darma Arslan dan kepala tata usaha Bustamam yang telah mendedikasikan dirinya di SMP Negeri 7 Banda Aceh.

Para alumni larut dalam kebahagian karena berkumpul, bertatap muka, saling bercerita kembali kisah di masa sekolah dan setelah lama tidak berjumpa, bahkan diantaranya ada yang sudah 35 tahun sejak tamat di SMP yang sekitar tahun 70-an adalah Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP).

Namun yang mengharukan dalam reuni itu, para alumni bisa bertemu lagi dengan guru yang telah mengajarkan ahklaq dan ilmu pengetahuan semasa di bangku sekolah seragam biru - putih. | DIRMAN, Kontributor Banda Aceh.

Komentar

Loading...