Diduga Terkait Tender Proyek APBA

Rumah Kepala ULP Aceh Digranat OTK

Rumah Kepala ULP Aceh Digranat OTK
Suasana rumah Sayid usai dilempar granat. | KBA.ONE, Komar.

KBA.ONE, Banda Aceh -  Rumah pribadi Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh, Sayid Azhary, di Desa Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 20 Maret 2020, dilempar granat oleh Orang Tidak Dikenal (OTK),

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, di lokasi kejadian mengatakan, saat ini tim sedang bekerja dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Bahan peledak yang dilempar itu diduga granat," kata Trisno.

Belum dapat dipastikan berapa butir, namun dari bunyi, pengakuan dari saksi, ledakan hanya sekali, tambahnya.

Trisno menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ledakan granat itu.

Seorang saksi yang merupakan Keuchik Gampong Baet, H. Sabirin, mengatakan dentuman ledakan yang berbunyi sekali itu terjadi sebelum azan maghrib berkumandang.

"Sayid Azhary sudah tinggal kurang lebih dua tahun lalu di sini," lanjut Keuchik Gampong Baet.

Pantauan KBA.ONE, kaca rumah milik Sayid Azhary pecah dihantam serpihan granat teraebut. Sampai berita ini ditayangkan, polisi masih terus melakukan olah TKP yang disaksikan puluhan warga setempat.

Sumber KBA.ONE  di lingkup pengusaha dan kepolisian mengatakan penggeranatan rumah Sayid diduga terkait persaingan lelang proyek APB Aceh. "Kuat dugaan pelakunya oknum yang kalah tender," sebut sumber itu tanpa merinci lebih jelas.

Sebelum peristiwa penggeranatan itu, Rabu lalu, Sayid sempat dipanggil Kejaksaan Tinggi Aceh untuk dimintai keterangan. "Sayid dipanggil terkait proses lelang proyek Pembangunan Gedung Oncology Centre RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, yang diduga bermasalah," tambah sumber itu. | KOMAR, Kontributor Banda Aceh.

Komentar

Loading...