Sampaikan Update Kegiatan Hulu Migas, SKK Migas Bersama BPMA Silaturahmi dengan Gubernur Aceh

Sampaikan Update Kegiatan Hulu Migas, SKK Migas Bersama BPMA Silaturahmi dengan Gubernur Aceh
Kunjungan kerja dan silaturahmi SKK Migas Bersama BPMA dengan Gubernur Aceh. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Dalam rangka memberikan update kegiatan hulu migas di Provinsi Aceh, Perwakilan SKK Migas Sumbagut dan Badan Pengelola Migas Aceh melakukan silaturahmi dan kunjungan kerja kepada Gubernur Aceh, Selasa 21 September 2021, di Kantor Gubernur Aceh. 

Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah penghasil migas di Indonesia. Keberadaan Migas di Aceh merupakan bagian penting industri hulu migas di Indonesia. Sejak beberapa dekade terakhir produksi KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) di wilayah Aceh cenderung turun.  

Karena itu, KKKS sebagai perusahaan operator negara yang memegang wilayah kerja di darat atau lepas pantai offshore, terus berusaha  mencari sumber cadangan-cadangan migas baru di Provinsi Aceh. 

Dalam prosesnya sendiri, SKK Migas juga bersinergi dengan Badan Pengelola Migas Aceh, dalam hal koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Daerah. Sesuai kewenangannya bahwa di bawah 12 mil laut kewenangan pengelolaan migas berada di Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Sedangkan di atas 12 mil laut kewenangan pengelolaan di bawah SKK Migas. 

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh pada prinsipnya mendukung kegiatan hulu migas di Provinsi Aceh. Melalui adanya pemboran tersebut, kata dia diharapkan akan meningkatkan investasi dan benefit lainnya bagi masyarakat. 

“Pemerintah Aceh mendukung langkah yang dilakukan SKK Migas, BPMA dan KKKS dalam upaya melakukan pencarian minyak di lepas pantai Aceh. Kami berharap pengeboran eksplorasi ini dapat berhasil dan menemukan cadangan migas yang baru," katanya.

Ia juga berharap agar BPMA dapat berperan menjadi katalisator dalam komunikasi bersama stakeholder dan pemangku kepentingan di daerah.

Dalam upaya mencari cadangan migas yang baru, SKK Migas bersama KKKS Wilayah Aceh terus bersinergi dengan pemangku kepentingan baik di level provinsi maupun kabupaten/kota. 

Terbaru, SKK Migas bersama KKKS Pertamina Hulu Rokan Zona 1 telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, dan Lhokseumawe. Setelah awal tahun lalu, juga berkoordinasi dengan Gubernur Aceh untuk menyampaikan rencana dan progress eksplorasi pengeboran 3 sumur NSO-R2, NSO-S2 dan NSO-XLLL di lepas pantai (offshore) yang berjarak sekitar 100 KM dari Lhokseumawe. Sumur eksplorasi tersebut direncanakan mulai dibor pada Akhir November 2021

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa SKK Migas dan KKKS, khususnya di Provinsi Aceh sedang berusaha mencari cadangan migas yang baru untuk mendukung tercapainya target satu juta barel di tahun 2030 yang merupakan target dari pemerintah.

Kata dia, SKK Migas bersama KKKS sedang gencar untuk melakukan eksplorasi untuk menambah cadangan migas, tahun ini Pertamina Hulu Rokan Zona 1 akan mengebor 3 sumur. Tahun depan direncanakan Premier Oil Andaman Ltd yang akan melakukan pengeboran 1 hingga 2 sumur yang lokasinya berada di perbatasan laut NKRI.
 
"Tentunya ini membutuhkan dukungan semua pihak. Sesuai ketentuan bahwa  KKKS yang akan melakukan pengeboran akan melaksanakan sosialisasi sebelum kegiatan baik di darat maupun laut. Untuk Pertamina Hulu Rokan Zona 1 sudah dilaksanakan. Hal yang sama juga akan dilaksanakan oleh Premier Oil Andaman Ltd nantinya," ujar Rikky.

Wakil Kepala BPMA, Muhammad Najib dalam kesempatan yang sama juga siap mendukung upaya yang dilakukan Pertamina Hulu Rokan Zona 1 dalam mencari cadangan migas. 

"Kami juga intens berkomunikasi dengan SKK Migas Sumbagut dalam memitigasi persoalan yang mungkin dihadapi, sehingga para investor dapat nyaman berinvestasi dan bekerja di Aceh. BPMA siap menjadi katalisator bersama stakeholder daerah dalam menunjang keberhasilan operasi hulu migas di Provinsi Aceh," ujar Najib.

Halaman12
Anara

Komentar

Loading...