Satpol PP dan WH Nagan Raya akan Tertibkan Hewan Ternak di Tempat Umum

Satpol PP dan WH Nagan Raya akan Tertibkan Hewan Ternak di Tempat Umum
Satpol PP dan WH Nagan Raya mulai memasang spanduk berisi imbauan dilarang melepas hewan ternak di tempat umum. | Foto: KBA.ONE, Saiful Bahri

KBA.ONE, Nagan Raya – Mulai 15 sampai 20 November 2021, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Nagan Raya akan melakukan penertiban hewan ternak yang berkeliaran di jalan yang berakibat terganggunya ketertiban umum dan pelanggar Qanun Aceh tentang hukum jinayat.

Hal itu disampaikan Kasatpol PP dan WH Kabupaten Nagan Raya, Bukhari, melalui Kabid Trantib, Neldi Isnayanto, dalam kegiatan sosialisasi Qanun Aceh bersama para camat di kabupaten setempat, pada Selasa 9 November 2021.

Neldi menjelaskan penertiban tersebut dilakukan berdasarkan surat edaran bupati melalui Sekdakab Nagan Raya beberapa waktu lalu. Kemudian juga diatur dalam Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat, yakni dilarang berdua-duaan dengan pasangan tidak sah (non muhrim), dan Qanun Kabupaten Nagan Raya nomor 5 tahun 2007 tentang penertiban hewan ternak perliharaan dengan sanksi denda ikut disita hewan bersangkutan.

“Insya Allah ke depannya kita berencana akan menggelar operasi penertiban ikhtilat, hingga penertiban hewan ternak yang berkeliaran di jalan yang berakibat terganggunya ketertiban umum," katanya.

Kata dia, bagi pelanggar ketertiban umum seperti hewan peliharaan dilepaskan di tempat umum seperti jalan dan pasar, maka hewan tersebut akan ditangkap dan dikenakan sanksi berupa denda Rp100 ribu per hari untuk kerbau dan sapi, Rp50 ribu per hari bagi hewan ternak kambing dan biri – biri. Neldi menambahkan, penerapan sosialisasi tersebut dengan cara memasang spanduk yang  di setiap pelosok yang rawan pelanggaran.

Sementara itu, Camat Suka Makmue, Raja Idrus yang juga Ketua Forum Camat se-Nagan Raya menyambut baik kegiatan sosialisasi yang berlangsung tersebut. "Kami selaku pemerintah di tingkat kecamatan telah siap bekerja sama untuk kegiatan penertiban. Kita harapkan masyarakat yang beternak untuk patuh juga menjaga ternaknya dengan baik tidak berkeliaran hingga tidak terjadi pelanggaran yang tidak diharapkan," ungkapnya.

Idrus juga mengajak warganya agar menjaga batasan, jangan sampai terjerumus ketidak hal yang tidak diinginkan hingga mengarah ke pelanggaran, “jaga baik-baik, apalagi Nagan Raya tempat para syuhada,” ucapnya.

Namun amatan KBA.ONE, di beberapa lokasi baliho imbauan tersebut telah terpasang di Wisata Irigasi Jamda Ulee Jalan, Krueng Isep Beutong Ateuh. Kemudian di komplek perkantoran Suka Makmue dan Danau Laot Tadu, serta pasar pekan yang ada di Nagan Raya. | SAIFUL BAHRI, Kontributor Nagan Raya

Anara

Komentar

Loading...