Satu-satunya dari Aceh, Yayasan Jinoe Menangkan Grant Indika Foundation 

Satu-satunya dari Aceh, Yayasan Jinoe Menangkan Grant Indika Foundation 
Yayasan Jaring Inovasi Nanggroe (Jinoe) menangkan Grant Indika Foundation | Foto : ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Yayasan Jaring Inovasi Nanggroe (Jinoe) satu-satunya organisasi di Provinsi Aceh yang menerima hibah Social Impact Leadership (SIAP) 2021 dari Yayasan Indika untuk Indonesia setelah mengikuti seleksi yang ketat.

Project Officer Yayasan Jinoe, Heru Tesar Ichsan, mengatakan program yang diusulkan Jinoe yaitu Introduksi Empati, Perdamaian dan Toleransi (INTERAKSI) bagi santri pesantren dan dayah di Aceh menarik minat dari Grant Indika Foundation.

“Alhamdulillah dari 282 dari proposal yang bersaing, Jinoe terpilih menjadi 1 dari 30 pemenang. Bangga, kita satu-satunya dari Aceh," kata Heru Tesar Ichsan, Rabu, 7 Juli 2021.

Ia menyebutkan dana yang diberikan akan digunakan untuk melakukan diskusi terarah bersama pakar di bidang perdamaian dan toleransi, peningkatan kapasitas guru pesantren dan dayah terhadap isu perdamaian, pemberdayaan santri dan penyusunan modul perdamaian. 

“Modul INTERAKSI akan menjadi acuan pertama pembelajaran perdamaian dan toleransi di Aceh bagi pesantren dan dayah. INTERAKSI akan mengembangkan 4 kompetensi inti yaitu spritual, pengetahuan, keterampilan dan sosial," ujar Heru yang merupakan Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe.

Social Impact Leadership (SIAP) merupakan program pemberian dana hibah kepada individu, komunitas, dan organisasi yang telah lolos seleksi pada call for proposals untuk mendukung perwujudan Indonesia yang damai dan inklusif dengan mengajarkan kemampuan bernalar kritis dan sosial emosional.

Ia berharap dana hibah dari Indika Foundation itu bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mendorong isu-isu perdamaian dan toleransi di Pesantren dan Dayah di Aceh demi menciptakan Aceh yang lebih baik. Modul yang tersusun nantinya bisa menjadi acuan pembelajaran yang bisa digunakan ke dalam materi mengenai keterampilan peserta didik di tingkat pesantren dan dayah.

Komentar

Loading...