Satu Unit Mobil Dinas Terperosok di Bener Meriah

Satu Unit Mobil Dinas Terperosok di Bener Meriah
Kondisi mobil dinas di Bener Meriah yang terperosok ke jurang. | Foto: Ist

KBA.ONE, Bener Meriah - Satu unit mobil Granmax APV, diketahui milik Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA dan KB) Bener Meriah, terperosok sejauh lima meter dari badan jalan di Arul Gelep, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu 24 Maret 2021.

Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian Bener Meriah, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

“Mobil tersebut datang dari arah Kampung Bener Kelipah, saat diturunan rem blong dan memabanting stir ke kanan untuk menghindari pembatas jalan,” kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo, melalui Kasubag Humas, Iptu Jufrizal.

Mobil yang dikemudikan oleh Sadat, 48 tahun, warga Babusallam, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah tersebut, sempat menyenggol sepeda motor (sepmor) Scopy, yang dikemudikan Suryani, warga Bintang Bener Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten setempat.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi sepmor beserta anaknya, yakni Dafa, 6 tahun, dilarikan ke Puskesmas Bandar, dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Bener Meriah.

“Terhadap pengemudi sepmor mengalami luka FX Tibia Fibulla Dextra kanan, dan anaknya mengalami luka bagian kepala sebelah kanan,” tambah Jufrizal.

Lebih lanjut, kata dia, di dalam mobil APV itu terdapat enam penumpang turut diboyong ke RSUD Muyang Kute Bener Meriah.

Ke enam penumpang tersebut diantaranya, Widya Ramadhakni, 22 tahun, warga Kampung Tawar Sedenge, Kecamatan Bandar beserta anaknya, yakni Dyani Arkan, 4 tahun, dan Wahidi, 22 tahun, warga Kute Kering Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Kemudian, Novi Andriani, 27 tahun, warga Kampung Mutiara Baru, Kecamatan Bukit, Zubaidah, 50 tahun, warga Kampung Panji Mulia II, Kecamatan Bukit dan Dafa, 6 tahun, warga Kampung Babussalam Kecamatan Bukit Bener Meriah.

“Untuk saat ini, kecelakaan tersebut sedang ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Bandar, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Jufrizal.** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...