Sebuah Teatrikal untuk Aksi Bela Palestina

Sebuah Teatrikal untuk Aksi Bela Palestina
Hanifah Nada dan Kiranda Pangusti saat membacakan puisi di arena Teatrikal Aksi Bela Palestina. | Foto: Erwan.

KBA ONE, Aceh Tamiang: Mengenakan gaun serba hitam, semangat Hanifah Nada dan Kiranda Pangusti semakin membaja ketika membaca Puisi secara bergantian di arena teatrikal Aksi Bela Palestina yang diikuti sejumlah siswa-siswi Sekolah Menengah Aceh Negeri (SMAN) I Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jumat 19 Januari 2018.  

Teatrikal yang melakonkan Pemuda Palestina (Hamas), Donal Trump, Ummahat Palestina, Anak-anak Palestina, Reporter dan Erdogan ini mengundang simpatik dan mendapat sambutan hangat dari warga yang hadir di arena tersebut. Dengan lantang dan penuh penghayatan, inilah puisi yang dibaca oleh Hanifah dan Kiranda. 

"Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu "

Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer.
Dengan suara gemuruh menderu,serasa pasir dan batu bata dinding kamar tidurku bertebaran di pekaranganku.

Meneteskan peluh merah dan mengepulkan debu yang berdarah.
Ketika luasan perkebunan jerukmu dan pepohonan apelmu dilipat-lipat sebesar sapu tangan, lalu dimasukkan dalam file lemari kantor agraria, serasa kebun kelapa dan pohon manggaku di kawasan khatulistiwa, yang dirampas mereka.

Ketika kiblat pertama mereka gerek dan keroaki bagai kelakuan reptilia bawah tanah dan sepatu sepatu serdadu menginjaki tumpuan kening kita semua, serasa runtuh lantai papan surau tempat aku waktu kecil belajar tajwid Al-Qur’an

40 tahun silam, di bawahnya ada kolam ikan
yang air gunungnya bening kebiru-biruan kini
ditetesi airmataku.

Palestina, bagaimana bisa aku melupakanmu?
Ketika anak-anak kecil di Gaza belasan tahun kehilangan umur mereka.

Komentar

Loading...