Sempat Tangani PDP

Sejumlah Tim Medis RS Arun Terpaksa Dikarantina

Sejumlah Tim Medis RS Arun Terpaksa Dikarantina
Rumah Sakit Arun. | Foto: rsuarun.com

KBA.ONE, Lhokseumawe - Pihak Manajemen Rumah Sakit Arun, terpaksa melakukan karantina sejumlah tim medis yang sempat menangani AA, 55 tahun, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan telah meninggal di RSU Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Senin 23 Maret 2020.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr Said Alam mengatakan, tim medis yang telah menangani pasien AA harus dikarantina di rumah masing-masing selama 14 hari, dan akan langsung dipantau oleh tim dokter.

"Sebelumnya AA itu pernah di rawat selama tiga hari di RS Arun sebelum di rujuk ke RSUZA Banda Aceh," katanya, Selasa 24 Maret 2020.

Dia juga menyebutkan, hingga saat ini hasil pemeriksa pasien AA itu belum diperoleh. Pihaknya tidak mengetahui, pasien asal Kota Lhokseumawe tersebut tergolong positif atau negatif Covid-19.

Sebelumnya diberikan, satu orang pasien dalam pengawasan (PDP), yang meninggal dunia di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUDZA, Senin 23 Maret 2020 siang, disebutkan karena gagal napas dan pneumonia.

Pasien AA termasuk dalam PDP, dan dirawat di RSUDZA karena dirujuk dari Rumah Sakit Arun Lhoksumawe beberapa hari sebelumnya. *** 

Komentar

Loading...