Sekda M Ridwan: Calon Direktur PDAM Tirta Agara Digugurkan Jika Tidak Penuhi Syarat

Sekda M Ridwan: Calon Direktur PDAM Tirta Agara Digugurkan Jika Tidak Penuhi Syarat
M. Ridwan, Sekda Agara | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Usai dibukanya pendaftaran calon direktur perusahaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM TIRTA AGARA) sejak 20 Agustus hingga 2 september 2019, tercatat baru 5 nama yang akan memperebutkan posisi sebagai pimpinan pengelolaan air minum daerah ini.

Kelima nama itu yakni Edi Sabara, Hasan Basri, Ali Amran, Jafaruddin dan Mat Budiaman , mereka telah menyatakan kesiapannya dengan melengkapi semua perlengkapan administrasi.

Namun dari lima nama yang mencalonkan diri itu, salah seorang calon berinisial AA tercatat pernah sebagai narapidana dalam kasus khalwat beberapa waktu lalu.

Hal ini sesuai dengan surat Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara nomor B-1303/L.1.20/L.1/09/2019. Yang menerangkan AA pernah dihukum berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kutacane dan Putusan Mahkamah Syariah kutacane dalam kasus Khalwat (Mesum) dan Pidana lain .

Kepada KBA.ONE, Sekdakab Aceh Tenggara M Ridwan, selaku ketua panitia seleksi perekrutan calon Direktur PDAM TIRTA Agara, ini menjelaskan apabila ada salah seorang calon tidak memenuhi syarat seperti yang telah ditetapkan panitia dalam tahap seleksi akan digugurkan sebagai calon.

"Ya, secara otomatis akan di gugurkan, kita ikuti saja mekanisme tahapan seleksi", kata Ridwan

Hal ini menanggapi adanya salah seorang calon (AA) yang pernah tercatat sebagai nara pidana atau melakukan perbuatan tercela sesuai putusan pengadilan. "Walau satu hari akan kita gugurkan , hal ini berlaku bagi semua peserta calon, jika ada peserta calon yang masih bersangkutan dengan hukum atau tindak pidana lain tentunya dengan bukti- bukti yang jelas," ujarnya.

Diketahui tahap pendaftaran peserta berakhir pada 2 September 2019. Saat ini tim seleksi yang terdiri dari pemerintahan, tim ahli dan beberapa unsur lainya yang berkompeten tengah melakukan seleksi kelengkapan berkas untuk ke tahapan selanjutnya. ***

Komentar

Loading...