Sempat Viral, Dua Wanita Berduel di Aceh Tengah Berakhir Damai

Sempat Viral, Dua Wanita Berduel di Aceh Tengah Berakhir Damai
Dua wanita berduel yang viral di medsos dan temannya berakhir damai di Mapolres Aceh Tengah. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Dua wanita sempat viral berduel di Aceh Tengah. Video berdurasi 29 djetik itu ditekam langsung oleh temanya sendiri dan viral di media sosial (medsos).

Akhirnya di Kantor Polisi Resort Aceh Tengah keduanya berdamai, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya itu. Bahkan, pihak keluarga meminta menghapus postingan video berduel yang marak beredar di medsos. 

Video permintaan maaf itu direkam langsung di depan Kantor Satreskrim Polres Aceh Tengah, Kamis 06 Mei 2021 sekira pukul 16.04 WIB.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, melalui Kasatreskrim, Arief Sanjaya, mengatakan,m pihaknya telah melakukan mediasi dengan keluarga, dan dihadiri oleh aparat desa setempat. 

"Saat mediasi, ada juga arahan dan bimbingan terhadap sembilan remaja putri diduga terlibat dalam viralnya video berduel di lokasi SMKN 2 Takengon," kata Arief, Jum'at 07 Mei 2021.

Kejadian itu kata dia, berlangsung pada hari Selasa 04 Mei 2021. Dari sembilan remaja putri itu, telah mengakui kesalahanya melakukan perkelahian, membuat video dan menyebarluaskanya. 

Dampak dari video itu kata Kasat, salah satunya adalah, masyarakat Aceh Tengah secara umum malu atas kejadian tersebut, bahkan berdampak pada sekolah SMKN 2 Takengon. 

"Mereka sudah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Tengah dan kepada SMKN 2 Takengon. Bahkan mereka juga telah membuat pernyataan tidak mengulanginya lagi, ditandatangani oleh masing-masing orang tua wali dan diketahui masing-masing reje kampung," papar Kasatreskrim. 

Untuk diketahui, viralnya video dua ABG wanita adu jotos di Kabupaten Aceh Tengah membuat Netizen geram. Banyak hujatan yang menjurus kepada yang merekam momen perkelahian itu. 

Namun, pihak keluarga meminta kepada para pengguna media sosial untuk menghapus seluruh video perkelahian itu. 

“Kami dari pihak keluarga keberatan video tersebut disebar luaskan dan kami minta video yang sudah diunggah dapat dihapus,” permintaan Fitri, kakak kandung dari salah satu remaja putri yang terlibat dalam perkelahian itu. 

Fitri mengaku perkelahian kedua wanita itu bukanlah urusan rebutan laki-laki. Namun, keduanya sudah lama menyimpan dendam pribadi. 

"Kami harap videonya tidak disebar lagi ya pak, mohon dihapus," tutup Fitri.*** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...