Semua Akan Korupsi pada Waktunya

Semua Akan Korupsi pada Waktunya
Ilustrasi | dewan karut

Terlalu banyak pejabat kita tahu apa itu korupsi tapi tak tega untuk melupakannya. Kadang mereka terlalu lebai untuk melecapkan jari pada setumpuk dokumen pakta integritas. Lalu besoknya, tanpa malu-malu akan melupakan itu.

Digelandangnya Gubernur Irwandi dan Bupati Ahmadi ke gedung KPK, menambah panjang daftar orang-orang Aceh yang terjaring komisi antirasuah tersebut. Sekaligus menyisakan sebuah penegas yang kadung kita dengar sejak hari-hari sebelum ini: semua akan korupsi pada waktunya.

Kasus paling meruyak ke publik tentu saja saat Abdullah Puteh terciduk dalam kasus pembelian helikopter. Puteh bebas setelah mendapat remisi dan kini beliau telah masuk ke dalam sebuah partai politik.

Adapun korupsi kian hari hanya menjadi lema dalam sebuah modul, jika pedomannya adalah pejabat publik. Terlalu banyak pejabat kita tahu apa itu korupsi tapi tak tega untuk melupakannya. Kadang mereka terlalu lebai untuk melecapkan jari pada setumpuk dokumen pakta integritas. Lalu besoknya, tanpa malu-malu akan melupakan itu.

Korupsi adalah kejahatan memalukan yang tak malu-malu dilakukan. Ada banyak dalih dilontarkan ketika orang ditengarai korupsi, ada banyak polah bagaimana mereka menyangkalnya. Menyangkal kejahatan sikap alamiah manusia. Setidaknya korupsi, oleh pejabat-pejabat kita tak bakal diakui sebagai kejahatan bahkan ketika mereka sudah dalam posisi berhadapan satu lawan satu dengan hakim di pengadilan.

Korupsi hadir dalam bentuk langsung di depan mata maupun bisikan-bisikan. Langsung seperti analogi pembeli di pasar, ada uang ada barang. Sementara bisikan lahir lewat cuap-cuap bahasa tingkat tinggi bahkan kode-kode yang susah diterjemahkan mesin pencari.

Korupsi selalu ada di depan mata, menunggu kita tergoda melakukannya. Terkadang kita men-denied bahwa itu bukan korupsi dan harus membela diri karenanya. Namun yang pasti, korupsi akan selalu mengalahkan akal sehat; merusak nalar; dan tak butuh dipelajari secara tekun. Apakah Anda sudah korupsi hari ini?

Komentar

Loading...