Sensasi Renyah Pisang Kipas

Sensasi Renyah Pisang Kipas
Agus dan pisang kipas. Foto-foto: KBA/NURNISA

Pisang goreng biasanya mengunakan jenis kepok. Pisang jenis ini terasa manis dan sedikit asam serta tidak terlalu basah.

KBA.ONE, Banda Aceh – Pisang goreng masih menjadi makanan favorit. Ini adalah jajanan khas Indonesia. Cara pengolahan dan bentuknya juga tak jauh berbeda, dari Sabang sampai Merauke. Pisang yang telah dibelah-belah dan dibentuk menyerupai kipas dan digoreng dengan tepung beras.

Dalam sejumlah literatur kesehatan, pisang dianjurkan untuk di konsumsi setiap hari. Buah ini mengandung vitamin dan serat. Pisang memiliki dua kali lipat karbohidrat, dan lima kali lipat vitamin A dibanding dengan apel.

Pisang kipas.

Pisang juga kaya akan magnesium dan kalium yang penting bagi tubuh untuk tetap bugar, dan juga rasanya yang manis dan lembut ini membuat pisang menjadi makanan yang sangat digemari.

Pisang goreng biasanya mengunakan jenis kepok. Pisang jenis ini terasa manis dan sedikit asam serta tidak terlalu basah. Sangat cocok untuk digoreng. Namun Agus, pemuda asal Nagan Raya, mencoba membuat gorengan berbeda menggunakan pisang elang atau pisang kleung.

Pisang ini berukuran lebih besar dari pada pisang lainnya. Teksturnya unik, sedikit kering dan lebih sering dijadikan bahan membuat kripik. Agus mengiris tipis pisang sebelum dicampur dengan adonan dan membentuknya menyerupai kipas. “Banyak juga yang suka,” kata Agus, yang berjualan di seputaran Banda Aceh, Ahad, 19 November 2017. "Mereka suka karena renyah."

Adonan

Bentuknya yang unik serta rasa yang gurih membuat gorengan ala Agus ini laris manis. Dia biasa berjualan di kawasan Ulee Lheue. Satu pisang dijual seharga Rp 5 ribu. Peminatnya ternyata banyak, terutama mereka yang tengah menghabiskan waktu di bibir pantai itu. Dalam sehari, Agus mampu menjual 300 pisang kipas. Berminat mencoba?

Kontributor Banda Aceh Nurnisa

Komentar

Loading...