Serpihan Surga di Pantai Pasir Putih

Serpihan Surga di Pantai Pasir Putih
Pantai Pasir Putih, Lhok Me. | www.flickr.com

Ingatan orang selalu dijerat agar bisa kembali, di satu kala, menyapa Pantai Pasir Putih yang eksotik dan photogenic itu.

KBA.ONE, Banda Aceh – Memilih tempat berlibur, setiap kita, punya impian yang berbeda-beda. Tapi, pernahkah  Anda bayangkan di mana tempat paling cocok memotret momen penting bersama orang-orang tersayang jika satu ketika bermain ke Aceh? Sekali ini, bolehlah dicoba menyatukan impian itu dengan menyinggahi Pantai Pasir Putih di Lhok Me, Krueng Raya, Aceh Besar.

Ini pantai yang luar biasa indahnya meski masih dikelola tradisional. Anda pasti tak kecewa jikapun pantai ini harus disepadankan dengan Sabang atau Bunaken di Manado. Para penyuka laut dan snorkeling menyebut Pantai Pasir Putih sebagai surga tersembunyi di balik Bukit Soeharto, Lamreh, Aceh Besar.

Pe-snorkeling terpesona taman laut dan hamparan kilauan pasir putih yang luasnya hingga seukuran batas pantai Desa Lhok Me, desa yang berbatas hutan tanaman muda dengan kawasan Bukit Soeharto. Mengapa Bukit Soeharto? 

Bintang Laut, salah satu pesona  di Pantai Pasir Putih. | Foto KBA.ONE: Icha.

Di atas bukit ini, pada 21 Desember 1995,  Presiden RI ke 2, H. M. Soeharto, pernah membuka Acara Puncak Penghijauan dan Konservasi Alam Nasional serta Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Dan kelak orang terbiasa menyebutnya Bukit Soeharto.

Bukit Soeharto terletak di jalan memutar Banda Aceh – Aceh Besar – Pidie. Jika dari Banda Aceh, jarak bukit ini sekitar 40 kilometer atau 35 menit perjalanan karena hampir dipastikan bebas macet. Lalu, satu kilometer lebih menuju ke arah timur, di balik onggokan perbukitan yang agak tandus, baru ditemukan Pantai Pasir Putih. Pantai yang namanya mulai masyhur.

Suasana teduh di Pantai Pasir Putih. | Foto KBA.ONE: Icha.

Jalanan menuju tempat ini semuanya beraspal. Anda bisa leluasa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum yang ada di Banda Aceh. Dimulai dari Bukit Soeharto inilah pesona objek wisata Tanjung Kelindu (Ujung Dunia), tetangga terdekat Pantai Pasir Putih,  terpapar di depan mata. Tebing-tebingnya yang menjorok ke laut berwarna hijau toska seakan memaksa hasrat untuk mencebur dan menyelam ke dasarnya. Itu cerita objek wisata Ujung Dunia.

Sedangkan pesona andalan lain di Pantai Pasir Putih adalah taman pohon-pohon besar yang tumbuh menyembul sekitar satu meter dari permukaan air. Juga hutan manggrove (bakau) yang dibudidaya di sekitar pantai. Lokasi  Ini sering menjadi wahana bermain dan taman selfie pengunjung. Karena pesonanya, ingatan orang selalu dijerat agar bisa kembali, di satu kala, menyapa Pantai Pasir Putih yang eksotik dan photogenic itu.

Tanjung Kelindu (Ujung Dunia), tetangga terdekat Pantai Pasir Putih. |  Foto: evayellow07.blogspot.com

Jarak pantai ini tak begitu jauh dari dermaga Pelabuhan Malahati, Krueng Raya, yaitu sekitar 2 kilometer. Ini adalah pelabuhan utama di Banda Aceh untuk menghubungkan Sabang, Medan, dan mancanegara sebelum pelabuhan Ulee Lheue dibangun kembali pascagempa dan tsunami Aceh Desember 2004

Zaskia, seorang pengunjung di Pantai Pasir Putih, mengaku terkagum-kagum melihat kemolekan pantai dengan aneka biota laut yang bisa ditelanjangani langsung dengan mata itu.  Katanya, Pantai Pasir Putih cukup nyaman untuk dijadikan arena bermain anak-anak. "Enak, sih, banyak pepohonan sehingga lebih teduh. Airnya jernih dan dangkal, buat kita tidak takut jika membawa anak kecil mandi di sini," cerita Zaskia. 

Memeluk udara pagi di Pantai Pasir Putih Lhok Me. | Foto: Disbudpar Aceh.

Pantai ini dilengkapi fasilitas parkir, pondok-pondok untuk duduk, tempat salat berkapasitas sekitar sepuluh orang dan beberapa kamar mandi. Di sekitar pantai juga ada warung-warung makanan yang menyediakan aneka masakan khas Aceh, kopi, minuman kelapa muda, dan ikan panggang.

Pantai Pasir Putih di Desa Lhok Me dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Untuk biaya masuk, sudah termasuk biaya parkir kendaraan, perorangnya dicas Rp5.000,-

Jika akhir pekan dan musim liburan tiba, Pantai Pasir Putih ramai dikunjungi warga Banda Aceh-Aceh Besar, bahkan dari luar Aceh. Selain memeluk dan menikmati  keindahanan pantai ini, mereka juga ingin memastikan bahwa serpihan surga di Pantai Pasir Putih memang benar adanya, bukan bualan belaka.***

Komentar

Loading...