Setelah Perintah Bupati, Jalan dan Tanggul Rusak Mulai Diperbaiki

Oleh ,
Setelah Perintah Bupati, Jalan dan Tanggul Rusak Mulai Diperbaiki
Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin dan Ketua DPRK Fadlon melakukan sidak jalan rusak. |Foto: Erwan

KBA.ONE, Aceh Tamiang: Pascakunjungan Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin dan Ketua DPRK Fadlon beberapa hari yang lalu, Bupati Mursil perintahkan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera melakukan perbaikan jalan rusak menuju Kecamatan Bandar Pusaka.

Selain perintah perbaikan jalan tersebut, Bupati juga perintahkan untuk memperbaiki  tanggul sungai di Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara yang jebol akibat banjir seminggu yang lalu.

"Saat ini kita sedang melakukan perbaikan jalan milik propinsi. Perbaikan jalan ini mulai  Kampung Bundar belakang Kompi A 111 menuju Kecamatan Bandar Pusaka. Begitu juga tanggul yang jebol akibat tergerus banjir di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, sudah mulai kita kerjakan," ungkap Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang,  Junaidi disela - sela pengawasan pekerjaan jalan Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Senin 15 Januari 2018.

Perbaikan jalan di Aceh Tamiang. | Foto: Erwan

Menurut Junaidi, perbaikan jalan rusak ini perintah langsung bupati karena jalan ini sangat sulit dilalui oleh masyarakat untuk menuju Kota Kualasimpang sebagai pusat perbelanjaan masayarakat dari pendalaman baik dari Kecamatan Sekerak maupun Kecamatan Bandar Pusaka.

Junaidi menambahkan anggaran untuk perbaikan jalan milik provinsi ini sudah dimasukkan ke dalam anggaran provinsi dan tinggal menunggu waktu. "Saat ini kondisi jalan sangat memperihatinkan dan sulit untuk dilalui. Inisiatifnya harus segera dilakukan perbaikan," kata Junaidi.

Untuk material tanah batu dalam perbaikan jalan ini, kata Junaidi, dibantu oleh perusahaan PT. Bima Desa Sawita yang bergerak dalam bisnis pengelolaan kelapa sawit sebanyak 100 Dump Truk. ‎"Kita tidak bisa menjamin perbaikan ini bisa bertahan lama, karena badan jalan ini setiap hari dilintasi muatan dengan tonase yang berlebihan seperti truk - truk pengangkut kelapa sawit dan CPO," jelas Junaidi.

Menurut Junaidi, kerusakan jalan menuju Kecamatan Bandar Pusaka ini yang mengalami rusak sangat parah yaitu mulai dari Belakang Kompi A 111 tepatnya Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, hingga Kampung Aras Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, dan kondisi ini sudah berjalan hampir dua tahun. 

Perbaikan tanggul jebol | Foto: Erwan

Ternyata dua perintah bupati tersebut dijalankan secara bersamaan yaitu perbaikan jalan rusah dan perbaikan tanggul yang jebol digerus banjir di Kampung Rantau Pakam juga menjadi pengawasan esktra bagi Junaidi.  Hal itu terbukti pengawasan perkerjaan tersebut tidak terlepas dari kunjungannya. "Kita juga sudah turunkan alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol," kata Junaidi.

Menurut Junaidi, terkait perbaikan tanggul, pihaknya harus memperbaiki juga jalan karena jalan menuju lokasi juga rusak. Proses awal memperbaiki jalan agar mobil truck dan mobil trado yang membawa material dan alat berat bisa masuk ke lokasi.

"Perbaikan dapat kita lakukan setelah kita perbaikan jalan. Alhamdulillah, saat ini  tanggul yang rusak sepanjang 200 meter sedang kita kerjakan. Kita dibantu masyarakat setempat," jelas Junaidi. (Adv)

Komentar

Loading...