Sidang Kasus Gugat  Ibu Kandung di Takengon Dilakukan Lewat E-Court

Sidang Kasus Gugat  Ibu Kandung di Takengon Dilakukan Lewat E-Court
Kantor Pengadilan Negeri Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon – Sidang kasus perbuatan melawan hukum antara penggugat Asmaul Husna dengan pihak tergugat Kausar, Alfina, Fauzi, Mukhlis, dan Rahmi di Pengadilan Negeri Takengon dilakukan lewat sistem E-court. Hal itu dikatakan langsung oleh Humas Pengadilan Negeri Takengon, Fadli Maulana, Selasa 23 November 2021.

Kata dia, acara kesimpulan kesepakatan para pihak di ajukan secara E-court, tidak dilakukan secara tatap muka di Pengadilan. “Mereka nanti input sendiri kesimpulan melalui akun E-court, kami nanti memeriksanya lewat sistem, mereka menginput dari rumah masing-masing, tidak dilakukan secara tatap muka,” kata Fadli Maulana, kepada KBA.ONE, melalui telepon selularnya.

Dilansir dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Takengon, hari ini kasus yang viral di jagad maya itu telah masuk ke tahap kesimpulan dari penggugat dan para tergugat.

Kasus tersebut telah melewati 13 kali sidang, dimulai sejak, Rabu 28 Juli 2021. penguggat, Asmaul Husna menggandeng pengacara Basrah Hakim, sedangkan tergugat ibu kandung penggugat Kausar menggandeng pengacara Bobby Santana Sembiring.

“Sesuai penundaan sidang, para pihak paling lambat mengirimkan kesimpulan pukul 14.00 WIB. Para pihak menginput soft copy-nya lewat sistem, nanti majelis hakim akan membacanya lewat sistem tersebut,” ungkap Fadli.

Ia kembali menegaskan tidak ada sidang tatap muka untuk agenda kesimpulan karena persidangan lewat E-court, para pihak dapat menginput kesimpulannya dari rumah sendiri tanpa hadir ke persidangan, setelah dibacakan majelis hakim. “Hari ini juga akan akan dilakukan penundaan siding,” tutupnya.

Anara

Komentar

Loading...